Berita

Hasan Al Banna/Net

Politik

Pemikiran Hasan Al Banna Akan Dibedah Di UIN Jakarta Siang Ini

RABU, 31 AGUSTUS 2016 | 06:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Di antara tokoh dan pemikir muslim asal Timur Tengah yang mempengaruhi dinamika pemikiran Islam di Indonesia adalah Hasan Al Banna. Generasi sebelumnya, dari Mesir juga, tokoh yang berpengaruh hingga ke Indonesia adalah Syekh Muhammad Abduh dan Muhammad Rasyid Ridho.

Bila Muhammad Abduh dan Rasyid Ridho mempengaruhi pembaharuan atau tajdid gerakan Islam Indonesia di awal abad 20, maka pemikiran dan gerakan Al Banna mempengaruhi pemikiran Islam Indonesia sejak tahun 1980-an. Hasan Al Banna sendiri merupakan pendiri Ikhwanul Muslimin (IM) di Mesir.

Di Indonesia, pengaruh Al Banna masuk ke kampus-kampus. Mereka yang bersimpati dengan pemikiran Al Banna dikenal dengan klompok usroh atau kelompok tarbiyah. Belakangan, kelompok ini ikut mendirikan Partai Keadilan (PK), yang kemudian menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Tentu saja, tak semua kelompok tarbiyah ikut mendirikan PK, sebagaimana tak semua pendiri PK adalah para pengukit pemikiran Al Banna.


Di era 1990-an, buku-buku Al Banna, bersama tokoh IM lainnya semakin dibaca luas oleh generasi muda muslim. Bukan hanya buku, termasuk juga lagu-lagu penuh semangat. Di antara lagu soal Al Banna dan gerakan IM yang dikenal luas adalah Hasan Al Banna dan Ya Ma'sharal Ikhwan

Di antara buku wajib yang harus dibaca generasi muda ini adalah Majmu'at al-Rasail. Majmu'at al-Rasail merupakan kumpulan risalah dakwah Hasan Al Banna, yang oleh para pengikutnya diberi gelar Imam al-Syahid. Dalam buku ini tercermin dengan jelas pandangan Al Banna tentang Islam, visi misi IM, strategi dan taktik dalam berdakwah, serta pesan-pesan spiritual kepada para aktivis gerakan.

Siang ini (Rabu, 31/8), risalah dakwah Al Banna akan dikaji dan dibahas di Kampus UIn Syarif Hidayatullah Jakarta. Di antara pembahas adalah DR. KH Abdi Kurnia (Dosen UI), Ulil Anshar Abdalla (peneliti senior ICRP), DR. Badrus Sholeh (peniliti Fisip UIN Jakarta), dan KH Jamaluddin Muhammad (peneliti Rumah Kitab).

Pembahasan buku ini tentu saja menarik. Sebab selain meraih simpati, karya-karya Al Banna, termasuk gerakan IM, juga mendapat penentangan yang kuat di Indonesia. Penolakan terhadap gerakan IM bukan saja datang dari kelompok muslim lain, melainkan juga datang dari arus pemikiran Islam yang juga datang dari Timur Tengah dan kini terus menggeliat, seperti gerakan Salafi. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya