Berita

Nova Eliza/Net

Blitz

Jadi Ibu Dalam Aku Ingin Ibu Pulang, Nova Eliza Tidak Biasa Judes

SELASA, 30 AGUSTUS 2016 | 18:59 WIB

Artis cantik Nova Eliza kembali kebagian peran sebagai ibu dalam film Aku Ingin Ibu Pulang.

"Simpelnya aku jadi ibunya Tiwi, sahabatnya jempol, di mana mereka suka main, berbagi kisah," tutur Nova yang ditemui  saat Gala Premier Film Aku Ingin Ibu Pulang di Epicentrum, Kuningan, baru-baru ini.

Menurut Nova, meski keras, karakter ibunya Tiwo juga punya sisi lembut. "Bagaimanapun juga perempuan ada sisi lembutnya. Sekeras apapun perempuan pasti ada sisi lembut," ucapnya.


Selama lima tahun belakangan Nova akui selalu kebagian peran ibu. Baginya tak masalah. Sebab masing-masing karakter dirasakannya memiliki polemik dan problem yang berbeda. "Aku sebagai ibu Tiwi keras tapi baik, aku di Kartini beda banget. kompleks dan beda, background-nya beda-beda."

Namun di film Aku Ingin Ibu Pulang, Nova mengaku mendapat tantangan tersendiri.

"Saya kan enggak biasa judes ya, diharuskan keras, jadi suatu tantangan yang beda," ungkapnya.

"Tantangannya gini, sekian kalinya kerja sama Mas Monty, bisa dibilang salah satu sutradara besar dan hebat yang memacu pemain supaya lebih baik," puji artis kelahiran Banda Aceh, 4 Juni 1980 ini tentang sutradara film Aku Ingin Ibu Pulang, Monty Tiwa.

Nova lantas bercerita pengalamannya syuting film bergenre drama itu. Saat menjalani syuting di kawasan Benhil, Jakarta Pusat, ia ternyata sempat melihat kumpulan warga yang sedang telanjang mandi di sebuah sungai yang kotor.

"Ternyata di Jakarta yang megah masih ada yang gitu. Kesenjangannya yang terlihat sekali, sungai warnanya cokelat, bukan bening," ujar Nova.

Rencananya, film produksi Maxima Pictures in Associate with SRN Production yang juga dibintangi oleh Nirina Zubir ini akan segera dirilis pada 1 September 2016.[wid]





Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya