Berita

Politik

Ketua DPR: Orang-Orang Tak Berdaya Dicecar TA, Kenapa?

SELASA, 30 AGUSTUS 2016 | 13:49 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Ketua DPR, Ade Komarudin menilai wajar jika akhirnya UU 11/2016 tentang Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Saya kira pemerintah harus tegas soal ini. Tidak usah ditakut-takuti," ujar Ade di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (30/8).

Hal ini diutarakan Ade menanggapi rencana Muhammadiyah mengajukan uji materiil UU Tax Amnesty ke MK.


Ade memandang, bisa saja dalam sosialisasi program itu terjadi penyimpangan sehingga UU-nya digugat oleh masyarakat. Sebab dari yang diketahuinya, sasaran program ini juga rakyat kecil.

"Orang-orang yang nggak berdaya dicecar untuk lakukan TA (tax amnesty), kenapa? Apakah karena ketidakmampuan menghadapi konglomerat yang besar-besar itu?" kritik politisi Golkar tersebut.

Ia pun mengimbau Direktorat Jenderal Pajak untuk gencar menyosialisasikan tax amnesty, khususnya kepada pengusaha besar yang menyimpan uang di luar negeri. Karena ini perintah UU dan harus dipatuhi. Terlebih, tenggat waktunya hingga April 2017.

"Mereka hidup dan besar di Indonesia, kaya di Indonesia. Tolonglah mereka ada kesadaran. Jangan memikirkan, 'Saya sudah diampunin kok dengan UU tax amnesty' lalu tidak mengembalikan uangnya," imbuh Ade.[wid]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya