Berita

Hasto Kristyanto/Net

Politik

Sekolah Calon Kepala Daerah PDI Perjuangan Lahirkan Pemimpin Visioner

SELASA, 30 AGUSTUS 2016 | 11:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. DPP PDI Perjuangan memulai salah satu tahapan strategis Pilkada Serentak 2017 dengan memulai Sekolah Para Calon Kepala Daerah di Wisma Kinasih, Depok.  Sekolah Para Calon Kepala Daerah penting untuk melahirkan pemimpin visioner yang merakyat.

"Sekolah Para Calon Kepala Daerah ini menjadi bukti keseriusan partai di dalam menyiapkan pemimpin," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 30/8).

Menurut Hastp, materi sekolah ini berkaitan dengan strategi pemenangan pilkada dengan kekuatan gotong royong, tata pemerintahan yang baik, kebijakan pemerintahan pro-rakyat, politik anggaran untuk rakyat, dan juga diberikan materi berkaitan dengan tata pemerintahan anti korupsi sebagai cermin wajah etika kekuasaan yang membangun peradaban.


Pembukaan Sekolah Calon Kepala Daerah tersebut akan dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, pada hari ini (30/8).

"Ibu Ketua Umum terus berpesan agar proses kelembagaan partai di dalam menyiapkan calon pemimpin terus dikembangkan. Bahkan para kepala daerah PDI Perjuangan yang dinilai berhasil oleh rakyat, akan diberi kesempatan untuk menyampaikan keseluruhan konsepsi pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat tersebut," tegas Bambang DH, Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu PDIP.

"Sebagai Kepala Sekolah telah ditugaskan Komarudin Watubun yang dikenal kokoh di dalam menjaga disiplin Partai, dengan dibantu oleh Eva Sundari sebagai sekretaris," ujar Bambang DH yang menjadi salah satu penanggung jawab Sekolah Partai tersebut.

Dengan sekolah partai tersebut PDI Perjuangan terus melakukan pembenahan, dan menjawab kritik yang diberikan ke partai melalui langkah-langkah perbaikan, serta kerja kongkrit untuk membangun kultur organisasi politik partai yang berpijak pada tata kelembagaan partai yang ideologis dengan ruh kerakyatan partai. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya