Berita

Bahtiar Effendy/Net

Politik

Ketua PP Muhammadiyah: Tax Amnesty Sudah Jelas Meleset Sasaran

SELASA, 30 AGUSTUS 2016 | 10:43 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Target dan tujuan dari UU Tax Amnesty (Pengampunan Pajak) sudah meleset dari sasaran.

Bagaimana tidak, mulanya dikampanyekan UU Tax Amnesty ini menyasar Rp 4.000 triliun dana yang selama ini terparkir di luar negeri. Namun ternyata, masyarakat luas di dalam negeri juga menjadi sasaran kebijakan ini.

Demikian ditegaskan Ketua PP Muhammadiyah Bactiar Effendy. Pernyataan Bahtiar ini seiring dengan pernyataan Ketua PP Muhammadiyah yang lain, Busyro Muqoddas, yang mengatakan akan mengevalusi kebijakan dan bila perlu akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK)>


Bahkan, sebagaimana dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 30/8), Gurubesar UIN Jakarta ini menyarankan agar penyelenggara negara memberi contoh kepada publik, bahwa mereka juga mengikuti kebijakan ini. Tentu saja semua penyelenggara, mulai dari Presiden, Wakil Presiden, para menteri, Dirjen, direktur, gubernur, bupati dan walikota.

Mereka yang rata-rata super kaya itu, sambung Bahtiar, harus memberi contoh dan menunjukkan kepada publik tanda bukti ikut Tax Amnesty. Dengan demikian kampanye Tax Amnesty bisa lebih dipercaya masyarakat.

"Masalahnya kan banyak sekali masyarakat yang bertanya-tanya, apakah para penyelenggara negara itu betul melaksanakan yang mereka omongkan apa tidak?" demikian Bahtiar. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya