Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Amran Akan Bongkar Keterlibatan Pimpinan Komisi V Dan Para Kapoksi

SENIN, 29 AGUSTUS 2016 | 18:41 WIB | LAPORAN:

Bekas Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IX, Amran Hi Mustary, bakal membongkar pihak-pihak lain yang ikut menikmati aliran dana suap proyek jalan di Maluku dan Maluku Utara di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) 2016.

"Amran siap bongkar semua di pemeriksaan berikutnya. Amran mau membongkar kasus ini. Dia tidak mau jadi tumbal," kata kuasa hukum Amran, Hendra Karianga, saat dihubungi, Senin (29/8).

Hendra membongkar pihak-pihak yang ikut menerima suap proyek di Kemenpupera, Mereka adalah antara lain, Fary Djemy selaku Ketua Komisi V DPR. Wakil Ketua Komisi V DPR Michael Wattimena, Lasarus, Muhidin, serta Yudi Widiana. Hingga kepada Musa Zainuddin selaku Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PKB di Komisi V DPR.


Lebih lanjut, Hendra menenduga, wakil rakyat yang duduk di Komisi V DPR bukan hanya "bermain" di BPJN Wilayah IX. Menurut penilaiannya, 10 BPJN di wilayah Indonesia juga dijadikan "sapi perah" oleh para anggota Komisi V DPR.

"Coba diteliti semua, dapat itu, 50 sekian anggota Komisi V dapat itu. Michael Wattimena dapat itu, Lasarus, Muhidin, Yudi Widiana, Fary Djemi, Musa Zainuddin dapat, dapat semua. 11 Kapoksi ya pastilah semua dapat," ujarnya.

"Jadi enggak bisa dipotong-potong kasus ini. Kalau kita ingin berantas korupsi harus semua diungkap. Jadi terus terang kita dukung KPK," pungkasnya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya