Berita

Hukum

Ketua KY: Paling Banyak Masyarakat Yang Laporkan Harta Calon Hakim Agung

SENIN, 29 AGUSTUS 2016 | 16:02 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Ketua Komisi Yudisial, Aidul Fitriciada Azhari, mengakui banyak pengaduan dari mayarakat terkait 15 nama calon Hakim Agung (CHA) dan empat nama Calon Hakim ad hoc Tipikor.

"Macam-macam (pengaduannya). Ada soal kekayaan, soal kredibilitas pribadi, integritas jabatan, banyak sekali. Kami klarifikasi," ungkap Aidul ketika menghadiri rapat paripurna DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (29/8).

Lebih lanjut, Aidul mengatakan paling banyak pengaduan masyarakat terkait laporan harta kekayaan.


"Paling banyak soal kekayaan, kami juga ada temuan LHKPN (Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara)," tambahnya.

Meski begitu, dirinya memastikan sudah melakukan kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan langsung meminta penjelasan kepada pihak terlapor.

"Sejak awal kalau LHKPN kami sudah dapat dari KPK, sudah kami diskusikan, kami klarifikasi dengan pihak terkait," ucap dia.

Namun ia tegaskan, 19 nama yang lolos tersebut sudah sesuai aturan yang berlaku dan terbuka kepada masyarakat.

"Kami tidak melalukan dengan mata tertutup, kami sudah berdasarkan masukan dari masyarakat. Tapi kami sudah lakukan klarifikasi terhadap semua pengaduan," tekan Aidul.

Berikut 15 nama calon hakim agung dan empat nama Calon Hakim ad hoc Tipikor yang lolos seleksi Tahap III tahun 2016:

Kamar Pidana: Gazalba Saleh, I made hendra Kusuma dan Mochammad Agus Salim.
Kamar Perdata: Ibrahim, Lexsy Mamonto, Panji Widagdo, Setyawan Hartono dan Syafrinaldi.
Kamar Agama: Edi Riadi, Firdaus Muhammad Arwan dan Sisva Yetti.
Kamar Tata Usaha Negara: Eddhi Sutarto dan Sartono.
Kamar Militer: Kolonel Hidayat Manao dan Tiarsen Buaton.
Hakim Ad Hoc Tipikor: Dermawan S. Djamian, Mangasa Manurung, Marsidin Nawawi, dan Prayitno Iman Santosa. [ald]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya