Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Demokrat Belum Tentu Dukung Yusril dan Sandiaga

SENIN, 29 AGUSTUS 2016 | 04:26 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

RMOL. Partai Demokrat masih belum menentukan sikap dalam Pilkada DKI 2017 mendatang. Demokrat belum memastikan calon yang akan didukung dalam pesta demokrasi warga Jakarta itu.

"Oh sikap Demokrat kan belum. Demokrat kan belum ngambil keputusan," jelas Ketua DPD Partai Demokrat, Nachrowi Ramli di Jakarta, Minggu (28/8).

Dia mengatakan, kedatangannya dalam deklarasi Duta Yusril ini semata-mata hanya memenuhi undangan. Sama seperti ketika dia menghadiri deklarasi DPW DKI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mendukung pencalonan Sandiaga Uno.


"Saya diundang kemarin sama Pak Hasbiallah Ilyas ada dukungan PKB DKI ke Pak Sandiaga Uno saya hadir. Ini hari juga saya diundang, saya hadir menyaksikan deklarasi relawan yang mendukung Pak Yusril," terangnya.

Menurut Nachrowi, kehadiran dirinya sebagai wakil Partai Demokrat juga bagian dari komunikasi politik dengan pihak lain. Dia juga melihat sosok Yusril sebagai figur yang bagus, meski di satu sisi pihaknya belum mengambil keputusan.

Karena itu, lanjut Nachrowi, setiap memenuhi undangan deklarasi, dirinya akan melaporkan ke DPP Partai Demokrat. Namun sekali lagi dia menegaskan belum ada dukungan ke siapapun dari Demokrat, baik Yusril maupun Sandiaga.

"Semuanya saya hadiri, di PKB, saya hadir di sini, semua saya laporin. Apa yang saya dengar, apa yang saya lihat, apa yang saya rasa, saya laporin. Itu masukan buat DPP. Tapi sikap Demokrat belum mengambil keputusan," ujar eks purnawirawan TNI AD tersebut. [sam]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya