Berita

Politik

UI Wisuda 8.060 Lulusan D3 Hingga S3, Salah Satunya Fadli Zon

SABTU, 27 AGUSTUS 2016 | 18:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebanyak 8.060 mahasiswa Universitas Indonesia mengikuti Upacara Wisuda Program Pendidikan Diploma/Vokasi, Sarjana hingga Doktoral semester genap tahun akademik 2015/2016 pada Jumat-Sabtu (26-27/8) di Balairung UI Kampus Depok. Pada wisuda kali ini, sebanyak 1.751 lulusan yang berhasil lulus dengan predikat cumlaude.

Pada upacara wisuda Pascasarjana, sebanyak 3.070 lulusan yang terdiri atas 312 lulusan Program Profesi, 348 lulusan Program Spesialis, 2.215 lulusan Program Magister dan 195 lulusan Program Doktor akan di wisuda.

Sebanyak 56 lulusan Program Profesi mendapatkan predikat Cumlaude, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi yaitu 3,93 diraih oleh Ihda Fakhriyana Istikarini dari program studi Ners Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK). Sedangkan pada program Magister sebanyak 424 lulusan Program Magister meraih predikat Cumlaude  dimana sebanyak tiga mahasiswa jenjang magister Fakultas Teknik (FT) meraih IPK sempurna (4.00). Ketiga mahasiswa tersebut adalah Sya'bandi Doli Siregar; Muthia Delaamira; Ade Utami Hapsari.


Pada program Spesialis, sebanyak 43 wisudawan meraih predikat cumlaude dengan IPK tertinggi yaitu 3,89 yang diraih oleh Stephani Dwiyanti I dari program studi Periodondia Fakultas Kedokteran Gigi (FKG). Lebih lanjut, sebanyak 18 wisudawan Program Doktor mendapatkan predikat Cumlaude dimana perolehan IPK Sempurna (4,00) diraih oleh Adde Oriza Rio (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik).

Pada upacara wisuda kali ini, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon juga turut menjadi wisudawan dari Program Doktor Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya.

Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met memimpin Upacara Wisuda tersebut sekaligus menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2016/2017.

Dalam sambutannya, Prof. Muhammad Anis mengatakan sebagai institusi pendidikan yang menyandang nama besar bangsa Indonesia, UI berperan penting meningkatkan daya saing bangsa Indonesia.

World Economic Forum merilis Global Competitiveness Report 2015-2016 yang menunjukkan peringkat daya Saing Indonesia menurun menjadi peringkat ke-37 dari 140 negara yang dinilai. Untuk itu, UI berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu pendidikan bangsa guna menghasilkan lulusan yang unggul dan tangguh yang secara langsung berdampak pada peningkatan daya saing lulusan di tingkat global.

"Kepada para wisudawan, mahasiswa dan sivitas akademika UI, kalian merupakan panji-panji UI yang akan terus berkibar," ucapnya.

Dia mengajak para wisudawan untuk mengisi kemerdekaan dengan komitmen dan semangat untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan serta menciptakan ragam inovasi sebagai bekal bangsa Indonesia untuk mandiri dan berdaya saing di era globalisasi.

"Teruslah bekarya nyata dan inovatif di bawah pengayoman Veritas, Probitas, Justitia: Kejujuran, Kebenaran, Keadilan. Tingkatkan sumbangsih bagi bangsa dan negara tercinta melalui bidang keilmuan masing-masing," ungkapnya. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya