Berita

Sandra Dewi/Net

Blitz

Sandra Dewi, Ngebet Dihamili, Olahraga Biar Bugar

JUMAT, 26 AGUSTUS 2016 | 09:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Artis ayu asal Pangkal Pinang ini tidak mau menunda kehamilan setelah dipersunting sang kekasih, Harvey Moeis. Sebagai informasi, Sandra akan menikah dengan pengusaha ba­tubara itu di Tokyo Disneyland, Jepang, pada November 2016.

"Iya dong, aku mau langsung hamil, semoga cepat," ujar Sandra bernada ngebet.

Untuk resepsi itu, Sandra dan Harvey mengun­dang 150 orang. Selanjutnya pasangan itu akan berbulan madu di negara yang sama.


"Aku target punya dua anak," ucap bintang film Quickie Express dan Tarzan Ke Kota ini.

"Aku lebih pengen punya anak daripada me­nikahnya, karena memang sudah usianya juga," sambung Sandra.

Kini Sandra sering berkonsultasi dengan dok­ter mengenai kesehatannya. Ia rutin berolahraga agar terlihat bugar dan sehat saat di pelaminan nanti.

"Aku usaha biar tetap happy, sehat dan segar. Pokoknya aku harus sehat, kalau sudah sehat, aku pasti merasa happy. Untuk bekerja dan be­raktivitas pun akan lebih maksimal karena kalau sakit tidak akan enak mengerjakan apa-apa," jelas dara 33 tahun ini.

"Jelang hari H, aku mau puasa mutih. Kata asistenku yang Muslim harus puasa mutih. Ya banyak-banyak minum air putih biar bening," tuturnya.

Toh begitu, Sandra mengaku masih sibuk syuting. "Iya nih, menjelang hari H tuh sibuk banget. Rezeki mau nikah tuh ada aja ya, orang tau aku lagi persiapan jelang nikah," cetus model seabreg produk ini.

Akan tetapi, Sandra sadar diri untuk beradapta­si dengan kehidupan suami-istri nanti. "Kalau aku, lagi nggak stripping sekarang. Takutnya, nanti pas mau nikah malah tayang sinetronnya. Soalnya dulu, ada lawan main aku mau nikah besok, tapi malamnya masih syuting," celoteh artis berambut panjang itu.

"Semua Production House (PH) udah tanya, kapan nih kapan (main lagi). Yah tanggung jawab banyak ya," tutup Sandra. ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya