Berita

Ilustrasi/Net

Olahraga

JELANG PON XIX

Mengukur Peluang Meraih Medali Emas di Cabor Sepakbola

JUMAT, 26 AGUSTUS 2016 | 01:05 WIB

RMOL. Ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) tinggal menyisahkan hitungan hari lagi. Pesta olahraga terbesar di Indonesia itu akan berlangsung di Provinsi Jawa Barat yang bertindak sebagai tuan rumah. Cabor sepakbola tampaknya masih menjadi primadona di multi even terbesar di Nusantara.

Cabang sepakbola merupakan cabor yang prestisius di setiap even tidak terkecuali di ajang PON ke XIX mendatang. Dengan posisi saat ini, peluang tim sepakbola Sumsel untuk maju ke final dan meraih emas terbuka lebar. Tentu bukan hal yang berlebihan jika melihat skuad asuhan Rudi Keltjes saat ini.

Pesepakbola muda yang sudah lama digodok kini menjelma menjadi kesebelasan yang sangat diperhitungkan, dengan diperkuat lima punggawa yang merumput bersama tim senior Sriwijaya FC. Nama-nama Teja Pakualam, Hapit ibrahim, Ichsan Kurniawan, Zalnando dan Yogi Novrian dianggap tonggak keberhasilan dalam pembibitan pemain muda.


"Memang di PON kali ini, tim sepakbola Sumsel tidak bisa dianggap enteng. Bahkan dari kompetitor lainnya bisa dikatan tim ini yang paling besar memiliki peluang untuk menyabet medali emas. Hal ini dibuktikan dengan beberapa nama yang sudah bermain di liga profesional sekelas Sriwijaya FC, jam terbang mereka tentu lebih baik dan matang di ajang PON nanti" ujar Pengamat Sepakbola Sumsel, Syamsul Ramel, seperti diberitakan RMOLSumsel.com, Kamis (25/8).

Lebih lanjut dia menambahkan, peta persaingan perebutan medali di cabor sepakbola dinilai tidak seketat di ajang PON sebelumnya lantaran kesebelasan Jawa Timur yang merupakan salah satu kiblat sepak bola nasional justru gagal melaju ke babak utama. Tim Jatim hanya berada di urutan ketiga dengan koleksi 6 poin dalam babak kulifikasi.Padahal sepak bola Jatim dikenal sebagai langganan babak utama multievent empat tahunan tersebut. Terakhir, Jatim gagal lolos ke babak utama saat Pekan Olahraga Nasional (PON) digelar di Riau, 2012 lalu.

"Absennya Jatim di PON kali ini memang sedikit menguntungkan, karena tim ini merupakan tim kuat. Namun bukan berarti langkah tim sepakbola Sumsel menjadi aman karena masih ada lawan kuatnya," tambah Syamsul yang juga Wakil Binpres KONI Sumsel.

Mantan pelatih sepakbola di PON Sumsel tahun 2004 silam mengatakan masih ada lawan kuat sekelas Kalimantan Timur yang dua kali berturut-turut meraih medali emas di PON sebelumnya. Ditambah lagi kesebelasan Jawa Tengah dan Papua yang dianggap basis pesepakbola muda dan tim sepakbola Jawa Barat yang bertindak sebagai tuan rumah.

"Memang saat ini dari penantian panjang tim sepakbola Sumsel sudah bisa menunjukan kualitasnya di PON setelah lolos ke babak utama. Namun harus juga diwaspadai karena di ajang nanti masih ada Kaltim yang notabene juara bertahan, ditambah lagi tuan rumah Jawa Barat dan Papua yang memiliki banyak pemain muda berbakat," jelasnya.

"Keuntungannya ada juga di Sumsel yang kini dibesut Rudi Keltjes, karena pengalamannya yang pernah membawah tim Kaltim meraih medali emas di PON 2008 Kalimantan Timur yang lalu, tentu sang pelatih paham betul karakter tim yang akan dihadapi." [sam]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya