Berita

Maman Abdurrahman

Politik

Golkar Dukung Kenaikan PT Menjadi 10 Persen Untuk Penyederhanaan Partai

RABU, 24 AGUSTUS 2016 | 21:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Golkar mendukung batas ambang parlemen (parliamentary threshold) dinaikkan dari angka saat ini 3,5 persen menjadi 10 persen. Hal ini agar upaya untuk melakukan penyederhanaan partai bisa betul-betul terwujud.  

"Sebagai salah satu Tim Perancang Revisi UU Politik yang terdiri dari pileg, pilpres dan penyelenggara pemilu Partai Golkar, saya mendorong agar parliamentary threshold dinaikkan menjadi 10 persen," ujar Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman (Rabu, 24/8).

"Angka 10 persen itu saya usulkan di dalam Tim Kajian UU Politik di internal PG, dengan harapan ke depan hanya akan ada 4 - 5 partai yang lolos di DPR. Dan ini berlaku sampai ke tingkat kabupaten. Kita akan lihat pembahasan diinternal akan seperti apa," ucapnya.


Dalam amatannya tentang kondisi perpolitikan nasional saat ini, terjadi sebuah situasi yang kurang sehat. Karena sistem presidensial yang tidak bisa berjalan secara efektif.

"Jadinya seperti sistem presidensial bercita rasa parlementer. Karena cukup banyaknya partai yang pada akhirnya sering sekali program-program legislasi dan anggaran yang sudah dirancang oleh pemerintah jadi terhambat proses persetujuannya karena banyak sekali lobi-lobi partai yang harus dilakukan," tandasnya.

Menurutnya, jumlah partai yang sedikit akan membuat sistem presidensial bisa betul-betul berjalan baik dengan semestinya. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya