Berita

Basuki Purnama/Net

Politik

Nasdem: Kalau Mau Gabung, PDIP Bisa Usulkan Cawagub Untuk Ahok

RABU, 24 AGUSTUS 2016 | 17:40 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Partai Nasdem mengeritik simulasi internal PDI Perjuangan untuk Pilkada Jakarta yang memosisikan calon incumbent, Basuki Purnama (Ahok) sebagai calon wakil gubernur.

Apalagi Ahok sudah resmi didukung tiga partai, Hanura-Nasdem-Golkar, sebagai calon gubernur. Karena itu, jika PDIP memang serius mendukung Ahok, mereka bisa mengajukan nama untuk posisi Cawagub.

"Sepantasnya yang jadi gubernur adalah Ahok. Jadi kalau partai lain (PDIP) ingin bergabung, itu jadi bagian pasangan saja untuk Cawagub," ungkap Anggota Dewan Pakar Partai Nasdem, Taufiqulhadi, kepada wartawan di kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/8).


Taufiqulhadi mengatakan pihaknya akan memberi masukan kepada Ahok agar tetap pada posisi awal sebagai calon gubernur walau apapun yang terjadi.

"Kami sebagai pendukung akan berusaha semaksimal mungkin," tegasnya.

Sebelumnya, PDIP mengaku melakukan tiga bentuk simulasi pasangan Cagub-Cawagub. PDIP memosisikan petahana Ahok sebagai Cawagub dari PDIP. Sedangkan calon DKI-1 tentu saja berasal dari kader PDIP.

"PDIP jumlahnya 28 dan tiga partai pendukung Pak Ahok punya 24 kursi (di DPRD Jakarta). Kita simulasi cagub dari PDIP, pasangannya jika Pak Ahok cawagub, ada Djarot-Ahok, Risma-Ahok, FX Rudi-Ahok," ungkap politikus muda PDIP, Masinton Pasaribu. [ald]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya