Berita

Foto/Net

Olahraga

Lintasan Sepatu Roda Siap Dilakukan Tes Even

Jelang PON XIX 2016
RABU, 24 AGUSTUS 2016 | 09:04 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Arena pertandingan PON XIX 2016 di Lintasan Sepatu Roda Saparua, Jalan Saparua, Kota Bandung siap digunakan. Meski batal meniru konsep seperti di Korea Selatan, tapi venue tetap memadai dan siap dilakukan tes even.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Perkumpulan Olah Raga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Jabar Erry Sudrajat mengatakan, proses pembenahan lintasan sudah finis. Memang se­mula lintasan sepatu roda Saparua akan menggunakan cat khusus seperti yang ada di lintasan sepatu roda Korea Selatan. Namun karena terkendala izin memasukan cat tersebut ke Indonesia, proses pengecatan pun diganti menjadi pengaspalan dengan sistem hotmix kelas satu. "Sekarang tinggal pembuatan garis lintasan. Kalau dipersentasekan, pengerjaan arena sudah sekitar 95 persen," katanya dikutip pikiran dari rakyat, kemarin.

Sebelum Proses pengsapalan dengan hotmix itu, kata Erry sebe­lumnya sudah dikoordinasikan dengan PB Porserosi dan sudah mendapatkan persetujuan. "Kami juga sudah memberitahu daerah lain bahwa lintasan hanya dilakukan pengaspalan," katanya.


Selain lintasan sepatu roda Saparua, lintasan untuk nomor maraton yang akan menggunakan jalan menuju Stadion GBLA pun saat ini sedang diperbaiki. Nantinya, lintasan sepanjang 3.5 kilometer itu akan digunakan untuk nomor maraton 42 km. Dengan selesainya arena pertandingan sepatu roda, panitia pelak­sana PON akan segera melakukan tes even yang akan diadakan tanggal 27-28 Agustus 2016.

Test even dilakukan untuk melihat kesipan panitia dan perang­kat pertandingan juga bisa dibilang gladi resik sebelum PON nanti. "Di sepatu roda ini kami memakai alat-alat elektonik sehingga kami perlu untuk diujicobakan," katanya. ***

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya