Berita

Dahnil (tengah) bersama Ifwan dan Zulfan

Politik

Dua Penyandang Disabilitas Jadi Pengurus Pemuda Muhammadiyah

SENIN, 22 AGUSTUS 2016 | 21:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Keterbatasan fisik tak menyurutkan Ifwan Sahara dan Zulfan Hendra untuk berdakwah. Penyandang disabilitas yang berprofesi sebagai 'tukang becak' ini siap menjalankan amar maruf nahi munkar bersama Pemuda Muhammadiyah Banda Aceh.

Keduanya pun turut dilantik bersama Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Banda Aceh lainnya pada Minggu malam (21/8).

Masing-masing dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan Wakil Ketua Bidang Pertambangan dan Energi.


Ketua PDPM Banda Aceh, Taufik Riswan, menjelaskan Ifwan dan Zulfan memang simpatisan Pemuda Muhammadiyah. "Kami sering ngopi bersama dan diskusi," ucap Taufik Riswan.

Terutama bersama Zulfan Hendra, dia menjelaskan, intensitas pertemuan mereka lebih sering. Karena Zulfan sehari-hari 'mangkal' di Simpang Zikra dekat Masjid Taqwa Muhammadiyah.

Pada saat PDPM menggelar pelatihan dan pendidikan ideologi, politik dan organisasi (ideopolitor), keduanya mendaftar.  "Mereka daftar ikut pelatihan. Setelah itu berkomitmen dan bergabung. Saya percaya kepada kemampuan mereka," tandasnya.

Bagi keduanya, organisasi bukan barang asing. Ifwan merupakan Ketua Persatuan Pengandang Disabilitas Banda Aceh. Sementara Zulfan adalah Project Manager Roda Tiga Kuta Raja, komunitas tukang becak di salah kecamatan di Banda Aceh.

Atas penunjukan sebagai pengurus PDPM Banda Aceh, Ifwan berterima kasih. Karena Pemuda Muhammadiyah mempercayai bapak dua anak ini  meski memiliki keterbatasan fisik. "Saya berkomitmen membantu Kanda Taufik memajukan Pemuda Muhammadiyah di Kota Banda Aceh," tandas Ifwan, yang sehari-hari juga menarik becak yang sudah dimodifikasi.

Sementara itu, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyambut baik bergabungnya Ifwan dan Zulfan, dua penyandang disabilitas yang sehari-hari menggunakan dua tongkat tersebut.

"Ketika yang lain bangga pengurus organisasinya menjadi politisi dan pejabat publik, kami lebih bangga pengurus Pemuda Muhammadiyah seperti Ifwan dan Zulfan. Dua kader Pemuda Muhammadiyah Banda Aceh yang berdakwah dengan ruhul ikhlas dan ruhul jihad," ungkapnya. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya