Berita

Achmad Basarah/Net

Politik

PDIP: Info Ahok-Djarot Dideklarasikan Besok Disebarkan Orang Tak Bertanggung Jawab

SABTU, 20 AGUSTUS 2016 | 21:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan, Achmad Basarah, membantah pernah mengeluarkan pernyataan terkait siapa yang bakal diusung partainya termasuk kapan akan dideklarasikan.

Sebelumnya beredar pernyataan yang disebutkan berasal dari Achmad Basarah bahwa akan dideklarasikan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat sebagai pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta besok, 21 Agustus 2016, pukul 11.45 WIB, di kantor DPP PDI Perjuangan.

Dia menegaskan, informasi tersebut adalah berita bohong yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.


"Bukanlah kewenangan saya sebagai Wasekjen DPP PDI Perjuangan untuk mengumumkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, apalagi mengumumkan waktu deklarasinya," jelasnya dalam keterangan pers malam ini.

Keputusan mengenai pasangan cagub-cawagub, dia menambahkan, sudah diserahkan DPP kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sebagai pemegang mandat hak prerogatif partai sesuai AD/ART PDI Perjuangan.

Sejauh ini, katanya melanjutkan, Megawati belum memberikan keputusan ataupun instruksi apapun terkait pilkada DKI. Karena beliau saat ini masih terus menyerap berbagai aspirasi dan dinamika sosial politik yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.

"Bu Mega sungguh memperhatikan harapan masyarakat Jakarta untuk mendapatkan pemimpin yang dapat membawa kesejahteraan warga DKI Jakarta dengan senantiasa menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif bagi persatuan dan kesatuan warga DKI Jakarta," ucapnya.

Karena, dia menegaskan, sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesia, DKI Jakarta harus menjadi etalase Republik di mata dunia internasional. Makanya tidak boleh ada kemiskinan yang harus diderita oleh warga DKI Jakarta namun tetap terjaga stabilitas sosial dan politiknya.

"Oleh karena itu diperlukan pemimpin yang berjiwa gotong royong dan mengayomi semua lapisan masyarakat, terutama kaum marhaen yang nasibnya harus diselamatkan dan disejahterakan," tandasnya. [zul]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

UPDATE

Warga Antusias Saksikan Serah Terima Pengawalan Istana Merdeka oleh Paspampres

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:05

Festival Bandeng Rawa Belong Dongkrak Omzet Pedagang

Minggu, 15 Februari 2026 | 17:22

Imlek Berdekatan dengan Ramadan Membawa Keberkahan

Minggu, 15 Februari 2026 | 17:03

Makan Bergizi Gratis: Konsumsi atau Investasi Bangsa?

Minggu, 15 Februari 2026 | 16:44

Kanada Minta Iran Ganti Pemimpin Atau Sanksi Ditambah

Minggu, 15 Februari 2026 | 16:09

Ini Alasan Lembaga Survei Dukung Wacana Pilkada Tak Langsung

Minggu, 15 Februari 2026 | 15:52

Jokowi Sedang Cari Muka Lewat UU KPK

Minggu, 15 Februari 2026 | 15:50

NATO Buka Data Kerugian Gila-gilaan Rusia di Perang Ukraina

Minggu, 15 Februari 2026 | 15:22

Libur Panjang Imlek, Simak 3 Kunci Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 15 Februari 2026 | 14:43

Selain UU KPK, MAKI Desak Prabowo Sahkan UU Perampasan Aset

Minggu, 15 Februari 2026 | 14:40

Selengkapnya