Berita

Foto/Net

Otomotif

Produsen Minta Pajak Mobil Mewah Dipangkas

SABTU, 20 AGUSTUS 2016 | 08:41 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Produsen mobil terus mengembangkan teknologi ramah lingkungan dengan membuat mobil berbahan bakar nitrogen dan listrik. Namun, sayangnya semuanya masih dalam bentuk konsep. Mereka khawatir tidak akan laku karena harganya yang mahal. Karena itu, pemerintah diminta memangkas pajak mobil mewah.

Produsen yang mengem­bangkan mobil ramah ling­kungan dan hemat energi adalah Toyota dan Honda. Toyota sedang mengembang­kan mobil Toyota Mirai, FCV Plus dan Crossover C-HR. Sedangkan, Honda sedang mengembangkan mobil Clar­ity Fuel Cell. Semua mobil ini dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).

Product Knowledge Head Toyota Astra Motor (TAM), Gandhi AhimSaputra menga­takan, Mirai bisa saja dilun­curkan di Indonesia asalkan pemerintah memenuhi tiga persyaratan utama. Pertama, menurunkan pajak mobil me­wah. Kedua, meningkatkan kualitas infrastruktur. "Ketiga, membuat pengisian bahan bakar hidrogen," ujarnya, ke­marin


Menurut dia, Mirai meru­pakan mobil FCV (full cell vehicle) pertama di dunia yang diproduksi secara ko­mersial. Toyota pertama kali memperkenalkan kendaraan berteknologi fuell cel ini pada Geneva Motor Show 2013, dan mulai diluncur­kan ke pasar pada November 2015 untuk pasar Eropa dan Amerika Utara serta Jepang. "Varian ini menjadi mobil favorit di Eropa dan Amerika karena ramah lingkungan dan berbahan bakar hidrogen. Kita berharap, negara kita bisa jadi target pasar selanjutnya," ujarnya.

Sementara, mobil kon­sep FCV Plus merupakan pengembangan mobil konsep FCV sebelumnya dengan teknologi yang lebih advance sehingga bisa menghasilkan tenaga listrik yang mampu memasok energi untuk berba­gai kepentingan. Sedangkan Toyota C-HR merupakan kendaraan ramah lingkungan dengan konsumsi bahan bakar sangat efisien.

Officer Regional Opera­tion
(Asia & Oceania) Honda Motor Co., Ltd, Noriaki Abe mengatakan, Honda Clarity Fuel Cell merupakan model berbasis sedan 5 penumpang pertama di dunia berbahan bakar hidrogen fuel cell yang sangat ramah lingkungan.

"Kami telah memusatkan perhatian pada hidrogen seba­gai solusi berbagai isu seperti pemanasan global dan meni­pisnya bahan bakar fosil," ujar Noriaki kepada Rakyat Merdeka belum lama ini.

Sayangnya pihak Honda ketika ditanya kapan mobil ini akan dipasarkan di Indonesia mereka belum memberikan jawaban. "Ini berbasis hidro­gen jadi membutuhkan in­frastruktur stasiun pengisian hidrogennya," kata Public Relation Departement Mar­keting Division Pt Honda Prospect Motor (AHM), Yulian Karfili. ***

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya