Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Sekjen PDIP Tegaskan Ahok Belum Dapat Dukungan

KAMIS, 18 AGUSTUS 2016 | 18:05 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

RMOL. Ternyata calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengemis dukungan kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri ketika momen perayaan 17 Agustus kemarin.

Hal tersebut diungkapkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto ketika menerangkan pengakuan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat yang didukung oleh partai berkepala banteng itu.

"Dalam kunjungan tersebut disampaikan harapan dari pak Ahok mendapat dukungan dari PDIP," ungkap dia di kompleks Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/8).


Hasto menjelaskan, Megawati memberikan sinyal positif untuk mendukung gubernur DKI itu untuk kembali maju dalam pertarungan Pilkada DKI tahun 2017.

"Kalau restu, bu Mega selalu memberikan restu kepada calon-calon pemimpin, karena tugas parpol adalah menyiapkan pemimpin, itu fungsi melekat dan ibu ketum selalu konsisten menyiapkan calon pemimpin. Sehingga restu diberikan kepada mereka-mereka yang memang tergerak untuk memenuhi tanggungjawab sebagai kepala daerah," jelasnya.

Meski begitu, Hasto menilai dukungan harus dilakukan secara legalitas dari parpol melalui rekomendasi yang ditandatangani oleh ketua umum partai pula. Secara etika, Ahok masih belum bisa sesumbar.

"Kunjungan itu positif, tapi keputusan belum diambil. Momentum untuk mengambil keputusan memang belum dilakukan dan legalitas keputusan politik akan diukur dari adanya rekomendasi yang ditanda tangani ibu ketum (Megawati)," terangnya.

Sebelumnya diberitakan sejumlah petinggi partai PDIP Rabu (17/8) kemarin berkumpul di kantor DPP PDIP, Menteng. Mereka menerima kunjungan Ahok yang ditemani Djarot untuk membicarakan Pilkada DKI tahun depan. [sam]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya