Berita

Jaya Suprana/Net

Politik

Makna Kemerdekaan

RABU, 17 AGUSTUS 2016 | 08:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

TUJUH belas Agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia

Merdeka

Merdeka
Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih di kandung badan
Kita tetap setia tetap setia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap setia
Membela negara kita

Setiap kali saya mendengar lagu mahakarya H. Mutahar dinyanyikan, setiap kali pula sukma saya membara dibakar gelora semangat membela negara saya berkobar-kobar di sanubari saya.

Setiap kali saya mendengar lagu ini dinyanyikan, saya bersyukur karena telah beruntung dilahirkan di persada Nusantara yang telah diproklamirkan kemerdekaannya oleh Bung Karno dan Bung Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945.

Setiap kali saya mendengar lagu ini dinyanyikan, saya bersyukur karena sebagai warga negara Indonesia telah beruntung telah dapat menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa Indonesia.

Setiap kali saya mendengar lagu ini dinyanyikan, saya terharu melihat kenyataan bahwa belum semua sesama warga Indonesia seberuntung saya maka belum dapat menikmati nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia

Setiap kali saya mendengar lagu ini dinyanyikan, saya terharu melihat kenyataan bahwa masih banyak sesama warga Indonesia terpaksa hidup miskin.

Setiap kali saya mendengar lagu ini dinyanyikan, saya prihatin menyaksikan kenyataan bahwa masih ada sesama warga Indonesia yang digusur bukan oleh penjajah namun oleh sesama warga Indonesia.

Setiap kali saya mendengar lagu ini dinyanyikan, saya prihatin menyaksikan kenyataan bahwa masih ada sesama warga Indonesia tega hati melakukan penggusuran terhadap sesama warga Indonesia.

Setiap kali saya mendengar lagu ini dinyanyikan, saya prihatin menyaksikan kenyataan bahwa masih ada sesama warga Indonesia yang diperdaya, ditindas, dianiaya bahkan dibinasakah bukan oleh penjajah namun oleh sesama warga Indonesia.

Setiap kali saya mendengar lagu ini dinyanyikan, saya tersadar bahwa saya masih harus lebih gigih berusaha menghayati makna sila kemanusiaan, kerakyatan dan keadilan sosial yang terkandung di dalam Pancasila dan masih lebih gigih berupaya mewujudkan kesemuanya menjadi bekal perjuangan bangsa Indonesia meraih cita-cita luhur sebagai makna kemerdekaan yang sebenarnya yaitu  masyarakat adil dan makmur!

MERDEKA!

[***]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya