Berita

Foto/Net

Olahraga

Hegemoni Para Rider Ducati

MotoGP Austria
SENIN, 15 AGUSTUS 2016 | 08:25 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dua rider Ducati mendomi­nasi balapan MotoGP Austria 2016. Andrea Iannone tampil sebagai juara, sementara Andrea Dovizioso finis di urutan kedua.

Tidak banyak kejutan ter­jadi di balapan ini. Iannone dan Dovizioso tampil baik sejak start dan keduanya dengan cepat berhasil menguasai dua posisi terdepan.

Lima posisi terdepan didominasi pebalap yang sama: Iannone, Dovizioso, Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, dan Marc Marquez. Perubahan posisi hanya terjadi di antara kelimanya.


Bagi Iannone, merupakan kemenangan perdananya musim ini. Kemenangan ini juga seka­ligus menjadi kemenangan per­dana Ducati di MotoGP 2016.

Pada balapan yang berlang­sung di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, kemarin malam WIB, Andrea Iannone, yang start paling depan, berhasil memper­tahankan posisinya. Sementara itu, Valentino Rossi yang start kedua, malah merosot ke uru­tan keempat. Rossi dilewati oleh Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso. Lorenzo, yang start dari urutan keempat, naik ke po­sisi kedua. Sedangkan Dovizioso mempertahankan posisinya di urutan ketiga.

Pada lap kedua, Rossi berhasil naik ke urutan ketiga. Namun, akibat melebar di tikungan, posisinya merosot kembali. Ia harus puas turun ke posisi kelima.

Rossi kemudian melakoni per­tarungan dengan Dovizioso dan Marc Marquez di urutan tiga, empat, dan lima. Marquez sempat melewati Rossi untuk naik ke posisi keempat. Namun, Rossi berhasil menyalipnya kembali.

Di depan, Iannone masih nya­man memimpin. Tetapi, Lorenzo terus menempelnya dengan ketat. Di sisi lain, Marquez akhirnya berhasil naik ke uru­tan keempat, Dovizioso ada di depannya.

Sial bagi Marquez, ia melebar di tikungan ketiga ketika beru­saha menyalip Dovizioso. Ini membuat Rossi kembali naik ke urutan ketiga. Di depan, per­tarungan Iannone dan Lorenzo masih ketat.

Tapi, persaingan Iannone dan Lorenzo di depan tidak bertahan lama. Setelah Dovizioso berha­sil menyalip Lorenzo, Ducati menguasai dua posisi terdepan. Sementara Yamaha berada di urutan ketiga dan keempat.

Duo Ducati terlihat amat ken­cang dengan Iannone memimpin paling depan. Sedangkan Dovizioso tampak nyaman be­rada di urutan kedua sembari menunggu kesempatan.

Lorenzo dan Rossi tertinggal cukup jauh dari kedua pebalap Ducati tersebut. Sementara itu, Marquez tetap berada di posisi kelima. Situasi ini terus bertahan hingga lap-lap terakhir.

Pada akhirnya, balapan ini be­rakhir tanpa ada kejutan berarti. Iannone finis duluan dengan diikuti Dovizioso tidak jauh di belakangnya. Sementara, ada jarak yang cukup jauh untuk menunggu Lorenzo dan Rossi melewati garis finis. ***

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya