Berita

Muhammad/Net

Politik

Bawaslu Ajak Masyarakat Ikut Awasi Pemilu Dan Pilkada

MINGGU, 14 AGUSTUS 2016 | 11:58 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Muhammad berharap masyarakat dapat memanfaatkan perannya dalam mengawasi pemilihan umum (pemilu) maupun pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Dari dulu kami menyadari bahwa tanggung jawab sukses pemilu dan pilkada serta sistem pengawasan pemilu sejatinya tanggung jawab bersama. Bawaslu mengajak masyarakat punya andil untuk sukseskan pengawasan pemilu," ujar Muhammad dalam acara Gebyar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di depan Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (14/8).

Dia menilai, perhelatan pemilu tidak hanya dimiliki oleh pemangku kepentingan saja, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, maupun partai politik. Tetapi dirinya menekankan, pelaksanaan serta pengawasan pemilu harus juga dilakukan masyarakat.


Oleh karena itu, melalui acara Gebyar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif, Bawaslu mengajak partisipasi masyarakat untuk bertanggung jawab dan peduli akan hal pengawasan pemilu.

"Jadi kami ingin menggunggah kesadaran masyarakat melalui program pengawasan partisipatif dalam sosialisasi akbar ini supaya masyarakat ikut serta. Bagaimana kita bekerja apapun profesinya paling tidak kita peduli terhadap pengawasan pemilu sebagai tanggung jawab bersama," tukasnya.

Dalam cara ini pula, Muhammad menjelaskan, tiap Bawaslu tingkat provinsi diharuskan melaporkan apa saja pengawasan yang sudah dilakukannya langsung kepada masyarakat. Tak hanya itu, masyarakat pun dapat bertanya apapun seputar pengawasan yang dilakukan Bawaslu.

"Biar masyarakat tahu apa yang sudah kita lakukan, apa yang sedang kita lakukan dan apa tantangan-tantangan pengawasan sehingga kita bisa turut serta ambil di dalamnya," papar Muhammad.

Dalam acara ini sejumlah tokoh terlihat hadir antara lain, jajaran Komisioner KPU, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, serta Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie. [rus]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya