Berita

Archandra Tahar (tengah) saat menyambangi KPK/Net

Politik

Ini Jawaban Menteri ESDM Soal Kabar Memiliki Kewarganegaraan Ganda

SABTU, 13 AGUSTUS 2016 | 16:27 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Archandra Tahar menepis kabar yang menyebutkan bahwa dirinya mempunyai kewarganegaraan ganda.

Meski tak eksplisit, bantahan tersebut disampaikannya kepada wartawan yang menkonfirmasi isu tersebut sesaat setelah ia keluar dari Istana, Jakarta (Sabtu, 13/8).

"Lihat muka saya apa? Muka orang Padang begini kok," ungkapnya  [Baca: Menteri Arcandra Ditimpa Rumor WN Amerika Serikat Dan Titipan Parpol]


Namun, dia tidak menjawab saat dipertegas lagi soal dirinya yang disebutkan sudah memegang paspor Amerika Serikat.

"Sudah ya," elaknya langsung meninggalkan wartawan.

Pada kesempatan yang sama sebelumnya, dia menjelaskan kehadirannya ke Istana memang untuk bertemu Presiden Jokowi.

"Oh, silaturrahmi saja," ungkapnya.

Saat ini ramai diperbincangkan bahwa Archandra merupakan WN Amerika Serikat melalui proses naturalisasi pada bulan Maret 2012. Karena Indonesia belum mengakui dwi kewarganegaraan, maka otomatis secara hukum ia kehilangan status WNI-nya.

Disebutkan pula, sebulan sebelum resmi menjadi WN AS, tepatnya Februari 2012, Archandra mengurus paspor RI kepada KJRI Houston dengan masa berlaku selama 5 tahun. Setelah Maret 2012 dia melakukan empat kali perjalanan pulang pergi AS-Indonesia dengan menggunakan paspor negeri Paman Sam.

Sementara UU 39/2008 tentang Kementerian Negara jelas menyatakan bahwa syarat pengangkatan seorang menteri adalah harus seorang WNI. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya