Berita

Sarifuddin Sudding/Net

Politik

Hanura Berikan Kebebasan Ke Ahok Tentukan Cawagub

JUMAT, 12 AGUSTUS 2016 | 09:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Hanura tidak menyodorkan nama-nama bakal calon wakil gubernur kepada Basuki T. Purnama.

Sebagai salah satu partai pendukung, Hanura menyerahkan sepenuhnya kepada bakal cagub incumbent tersebut untuk menentukan siapa yang akan mendampingnya.

"Kita memang tidak menyodorkan nama. Kita memberikan ruang yang seluas-luasnya (kepada Ahok) apakah (akan memilih calon) dari parpol atau nonparpol," ujar Ketua DPP Partai Hanura Sarifuddin Sudding kepada Kantor Berita Politik RMOL pagi ini.


Lebih jauh dia menjelaskan, sejak awal pihaknya memang hanya memberikan dukungan kepada Ahok sebagai cagub. Dengan pertimbangan Ahok sudah melakukan perubahan selama memimpin Ibukota.

"Bahwa soal Wagub kita serakan ke Ahok untuk memilih," ungkap anggota Komisi III DPR ini.

Hanura berharap antara gubernur dan wakil gubernur satu visi sehingga dapat bersinergi dalam membangun Jakarta.

"Agar di dalam masa kepemimponannya tidak terjaid kegesekan. Seperti di daerah lain ada gubernur dan wagub atau bupati dan wakil bupati tidak harmonis," tandasnya.

Selain Hanura, dua partai pendukung Ahok lainnya adalah Nasdem dan Golkar. Nasdem sendiri berharap cawagub Ahok adalah Heru Budi Hartono. Karena Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) itu sudah dipilih Ahok saat sebelumnya hendak maju dari jalur perseorangan.

Sedangkan Golkar menyodorkan beberapa nama kepada Ahok untuk dipilih sebagai cawagub. Dua di antaranya, Heru dan Djarot Saiful Hidayat, Wagub DKI yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan.

Ahok sendiri juga sebelumnya sudah mengisyaratkan bahwa pendampingnya tidak mesti Heru. Sementara Heru menerima kalau seandainya tidak jadi maju di Pilkada bersama Ahok. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya