Berita

Ichsanuddin Noorsy-Ahmad Daryoko/Net

Politik

Jumlah Dukungan KTP Kurang, Noorsy Gagal Maju Di Pilkada DKI

SENIN, 08 AGUSTUS 2016 | 15:30 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Sumarno, membenarkan pasangan Ichsanuddin Noorsy-Ahmad Daryoko gagal maju pada Pilgub mendatang sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta-calon Wakil Gubernur DKI Jakarta lewat jalur independen.

Pasalnya, jumlah dukungan KTP sebagai syarat calon independen tak terpenuhi.

"Dukungannya tak memenuhi syarat minimal sebanyak 532.213 (KTP)," terang Sumarno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/8).


Sumarno mengatakan jumlah dukungan yang diserahkan pasangan tersebut hanya mencapai 19.505 KTP. Kalau mencapai jumlah dukungan, barukah KPU melakukan verifikasi faktual ke lapangan.

Tapi karena tak memenuhi, Noorsy dan Daryoko tidak dapat melanjutkan tahap selanjutnya. Yakni, mendftar ulang pada tanggal 19 September bersamaan dengan dibukanya pendaftaran untuk parpol.

Pada Minggu kemarin (7/8), Noorsy bersama bakal cawagubnya mendaftar ke KPUD lewat jalur independen. Mereka merupakan satu-satunya pasangan bakal calon independen yang mendaftarkan dirinya secara langsung ke KPU DKI.

Pendaftaran lewat jalur persorangan dibuka KPU sejak hari Rabu (3/8) dan ditutup Minggu kemarin.

Noorsy memiliki rekam jejak yang panjang. Pria yang lahir 57 tahun lalu itu pernah menjadi manajer senior bank, anggota DPR (1997-1999), staf khusus Jaksa Agung, hingga komisaris BUMN dan bank swasta. Ia juga dikenal kritis dan vokal terhadap isu politik dan ekonomi. Dia juga tak segan mengkritisi pemerintah yang berkuasa dengan berbekal data-data yang dimilikinya. [zul]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya