Berita

Basuki Purnama/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Gerindra: Ahok Tidak Siap Bertarung Secara Fair

SENIN, 08 AGUSTUS 2016 | 11:13 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman, berencana mengajukan intervensi atau permohonan menjadi pihak terkait dalam uji materi UU Pilkada yang diajukan calon incumbent Pilkada Jakarta, Basuki Purnama (Ahok), ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya menyatakan menilai pengajuan uji materil Pasal 170 ayat (3) UU Pilkada oleh Ahok menimbulkan kecurigaan.

"Ahok sebagai petahana tidak siap bertarung secara fair dengan para penantang," ujar Habiburokhman.


Dia menjelaskan inti dari pasal yang digugat Ahok tersebut adalah keharusan cuti dan larangan memanfaatkan fasilitas negara bagi petahana selama masa kampanye.

"Ketentuan tersebut merupakan perbaikan dari UU sebelumnya di mana petahana hanya diharuskan cuti pada saat secara fisik mengikuti kampanye. Faktanya UU yang lama sangat lemah dalam menindak petahana yang nakal," imbuhnya.

Sering terjadi pasa masa kampanye sebelumnya, banyak petahana yang mempraktikkan cuti "on-off", yakni cuti hanya pada hari ia ikut kampanye rapat terbuka. Lalu kembali aktif sebagai kepala daerah aktif esok harinya.

"Yang sering terjadi dengan UU yang lama, petahana menggunakan jabatannya sebagai kepala daerah untuk menghadiri berbagai seremoni setiap hari sehingga selalu muncul di media massa," bebernya.

Padahal di sisi lain, penantang petahana terikat jadwal kampanye untuk tampil di media.

Karena itu, Habiburokhman menilai kondisi tersebut sangat tidak adil lantaran petahana akan sangat unggul dalam popularitas.

Tak hanya itu, sulitnya mengontrol petahana yang menggunakan pengaruh jabatannya untuk mengondisikan kemenenangan secara curang dirasa sangat berbahaya.

"Petahana bisa saja memobilisasi birokrasi dan bahkan menyimpangkan anggaran," demikian Habiburokhman. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya