Berita

Otomotif

Piaggio Perkuat Cengkeraman Di Kawasan Bekasi

KAMIS, 04 AGUSTUS 2016 | 23:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. PT Piaggio Indonesia (PID), agen tunggal untuk merek skuter asal Italia, Vespa dan Piaggio, kembali memperkuat jaringan di daerah Jabodetabek dengan membuka penyalur resmi ke-3 di wilayah Bekasi.

Tepatnya di Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede. Pembukaan penyalur resmi ini mempertegas komitmen Piaggio dalam memberikan pelayanan kuat serta berkualitas di berbagai daerah di Indonesia.

"Berdasarkan data yang kami miliki, Pondok Gede merupakan salah satu daerah suburban dengan populasi pecinta produk Vespa dan Piaggio terbesar di Indonesia," jelas Sales and Network Development Director PT Piaggio Indonesia, Igor Panjaitan, dalam keterangan persnya.


Piaggio bukan hanya ingin memperluas namun juga mempertebal jaringan di berbagai lokasi yang kaya potensi. Itulah alasan mengapa Piaggio Indonesia membuka penyalur resmi ketiga di wilayah Bekasi, sekaligus yang ke-36 di Indonesia.

Agung Siantar selaku Direktur Anugrah Sinergi Pratama, partner sekaligus pemilik penyalur resmi Pondok Gede mengatakan, peningkatan jumlah pelanggan di wilayah ini tentu mempengaruhi kapasitas pelayanan di penyalur resmi yang ada. Karena itu pihaknya merasa perlu menambah satu penyalur resmi lagi di daerah Bekasi.

Penyediaan penyalur resmi berstandar 3S (sales, service, spare part) di Pondok Gede memungkinkan pelanggan untuk mendapatkan informasi lebih terkait produk Vespa dan Piaggio secara lebih mudah.

Terutama, informasi terkait empat skuter terbaru berteknologi i-get yakni Piaggio Liberty 150 ABS, Piaggio Medley 150 ABS, Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Produk Vespa dan Piaggio lainnya seperti Vespa S 125, Vespa LXV 150, Vespa GTS 150, serta Piaggio MP3 Yourban 300 dan Piaggio Beverly 350 juga dapat ditemukan di penyalur resmi Sinergi Pondok Gede di Jalan Raya Jatiwaringin nomor 57, Pondok Gede, Bekasi. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya