Berita

Foto/Net

Otomotif

Toyota & Daihatsu Rogoh Kocek Rp 1 T

Produksi Mobil Murah Calya & Sigra
RABU, 03 AGUSTUS 2016 | 08:30 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Toyota Astra Motor (TAM) dan Astra Daihatsu Motor (ADM) resmi meluncurkan mobil murah terbarunya, Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Investasi yang dikeluarkan mencapai Rp 2,4 triliun.

Presiden Direktur ADM, Sudirman MR mengatakan, Astra Daihatsu Motor telah menanamkan dana investasi sebesar Rp 1,1 triliun untuk meluncurkan produk hasil ko­laborasi terbarunya itu. Dana tersebut belum termasuk untuk penambahan layanan penjualan dan purna jual.

Acara peluncuran dilakukan di Karawang Assembly Plant, Karawang Timur, Jawa Barat, kemarin. Dalam acara ini hadir Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Managing Officer Toyota Motor Corporation Hi­royuki Fukui.


Produk baru ini merupakan kerja sama Toyota dan Daihatsu yang keempat dan model kedua program Low Cost Green Car (LCGC) setelah Daihatsu Ayla dan Toyota Agya. Sebelum itu, kedua perusahaan itu juga berkolaborasi menghasilkan Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza, serta Daihatsu Terios dan Toyota Rush.

"Kami percaya apa yang kami lakukan ini akan berkontribusi positif pada perekonomian bang­sa pada umumnya dan indus­tri otomotif pada khususnya," ujarnya.

Menurut dia, dengan Toy­ota Calya dan Daihatsu Sigra akan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap mobil multi-purpose vehicle (MPV) serta membantu perekonomian nasional saat ini.

Sudirman memastikan, kedua perusahaan akan terus berino­vasi untuk menghasilkan produk berkualitas yang ramah ling­kungan sesuai dengan kebutu­han masyarakat Indonesia. Ia mengharapkan Toyota Calya dan Daihatsu Sigra mendapat re­spons positif dari masyarakat.

"Kami optimistis pasar oto­motif Indonesia akan terus men­ingkat pada masa-masa menda­tang. Ini sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan kompetensi otomotif di Indone­sia," katanya.

Dia menambahkan, proyek kolaborasi ini telah meningkat­kan investasi dan lapangan kerja. Tingkat Kandungan Dalam Neg­eri (TKDN) Toyota Calya dan Daihatsu Sigra sudah mencapai 94 persen.

Dalam proyek ini, perseroan melibatkan 178 pemasok lokal untuk komponen tingkat per­tama dan 890 pemasok lokal untuk komponen tingkat kedua. "Komponen lokalnya sudah sangat tinggi," tukasnya.

Managing Officer Toyota Motor Corporation, Hiroyuki Fukui mengatakan, selama 13 tahun Daihatsu dan Toyota telah menorehkan sejumlah catatan keberhasilan dalam melahirkan produk kolaborasi. "Sigra dan Calya diharapkan bisa melanjut­kan kesuksesan itu," ujarnya.

Dia menargetkan, ekspor pada 2016 mencapai 8.000 unit. Dengan peluncuran produk terbaru ini, menunjukkan per­bedaan yang dilakukan oleh kedua pabrikan Jepang ini. "Kami yakin ini kedua produk ini menjadi brand value kami," pungkasnya.

Lalu berapakah harga jual kedua produk tersebut? Daihatsu Sigra dibanderol mulai dari Rp 149 juta, sedangkan Toyota Ca­lya seharga Rp 129 juta hingga Rp 150 juta-an. Harga ini paling tinggi dibanding dengan mobil murah sejenis lainnya.

Menteri Perindustrian Air­langga Hartato mengatakan, peluncuran produk kolaborasi Toyota dan Daihatsu ini men­ingkatkan investasi dan lapan­gan perkerjaan baru. Dia juga mengimbau, kedua perusahaan otomotif tersebut untuk mening­katkan kualitas dan penggunaan komponen lokal.

Ke depan diharapkan untuk program sejenis, industri-industri otomotif terus menggandeng lKM (Industri Kecil dan Me­nengah) dalam menciptakan produk barunya sebagai pemasok komponen.

Akuisisi

Toyota Motor Corporation (TMC) akhirnya menguasai 100 persen saham, Daihatsu Motor Company (DMC) di Tokyo, Senin (1/8). Akuisisi ini menjadi langkah strategis Toyota untuk mengusai pasar Asia, khususnya kendaraaan kecil dan murah.

Dikutip dari Nikkei, Presiden Daihatsu Masanori Mitsui men­gatakan, akuisisi ini merupakan babak baru dari sejarah panjang Daihatsu yang sudah berusia 109 tahun dalam menyasar pasar Asia Tenggara, apalagi di sana ada negara pasar penting Daihatsu, yaitu Indonesia dan Malaysia.

Kebijakan ini, akan meningkatkan kerja sama yang lebih erat dengan Toyota untuk mem­bantu Daihatsu dalam dalam menguasai pasar global, selain Asia Tenggara. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya