Berita

Ricardo Gelael/Net

Olahraga

Sean Pertimbangkan 'Ceraikan' Campos Racing

GP2
RABU, 03 AGUSTUS 2016 | 08:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemiliktim Jagonya Ayam, Ricardo Gelael belum memutus­kan apakah tetap bekerja sama dengan Campos Racing pada ajang balap GP2.

Dia hanya memastikan sang anak, Sean Gelael, tetap akan berada di ajang GP2 musim depan.

Ricardo mengaku belum puas dengan performa Campos Racing pada GP2 2016 sejauh ini. Dia masih akan menunggu hasil empat balapan terakhir sebelum memutuskan apakah Sean bakal bertahan atau pindah tim musim depan. "Kami akan evaluasi setelah empat seri terakhir. Yang pasti tetap di GP2. Timnya apa, akan kami evaluasi. Kami akan tekan Campos untuk berbuat sesuatu," jelas Ricardo kepada wartawan di sela acara Taxi Ride with Sean Gelael, Mitch Evans, dan Antonio Giovinazzi di Sirkuit Sentul, Bogor, kemarin.


Ricardo bilang, ada beberapa tim yang masuk dalam pertimban­gan mengingat performa mereka. Di antaranya DAMS, Prema, ART, Racing Enginering, dan Russian Time.

"Kalau ART agak sulit karena kerja sama dengan Honda dan Renault. Kemungkinan mereka pakai pebalap dari dua pabrikan itu. Sementara Russian Time anak pemiliknya ikut balapan," jelas pria yang juga bekas pebalap nasional tersebut.

Dari tujuh seri berlalu, aksi Sean sejauh ini duduk di posisi ke-14 klasemen, dari 23 pebalap, dengan 24 poin. Setelah finis posisi ke-17 pada feature race dan ke-13 di sprint race pada seri pembuka di Spanyol, pencapaian terbaik Sean adalah finis posisi kedua pada feature race di Austria.

Sean sendiri lima kali tidak finis termasuk di seri Jerman pekan lalu. Dari tujuh seri yang sudah dilalui, Sean mengaku masih harus beradaptasi dengan beberapa sirkuit yang terhitung baru untuk pebalap sepertinya.

"Musim ini menjadi yang pertama bagi saya di GP2. Masalah yang saya hadapi adalah racikan dalam mobil dan karakter setiap sirkuit berbeda-beda," kata Sean, di tempat yang sama.

Saat ini GP2 sedang memasuki jeda musim panas. Balapan akan bergulir lagi di Belgia 27-28 Agustus.  ***

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya