Berita

Sarkadiuz Milik/Net

Olahraga

Napoli Resmi Miliki Milik

RABU, 03 AGUSTUS 2016 | 08:02 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Napoli akhirnya mendapat bomber penggan­ti Gonzalo Higuain. The Naples setidaknya dua penyerang baru berkualitas.

Setelah melepas Higuain ke Juventus dengan nilai transfer 90 juta Euro, Napoli sudah dapat satu, yakni Arkadiuz Milik.

Perekrutan striker 22 tahun Polandia itu dari Ajax telah dikonfirmasikan Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis. "Selamat datang, Milik," kicau De Laurentiis di Twitter, meng­indikasikan bomber muda Ajax tersebut sudah pasti jadi bagian Partenopei.


Nilai transfer Milik ke Napoli kabarnya berkisar di angka 34 juta Euro. Dia

dikontrak lima tahun hingga Juni 2021. Menurut Football Italia, Milik akan me­makai jersey nomor 99, bukan no­mor 9 yang ditinggalkan Higuain.

"Sebuah kehorma­tan bisa ja­di bagian dari Napoli. Para suporternya sangat fanatik dan mengagumkan. Ini klub den­gan sejarah luar biasa. Saya ingin membuat para supor­ter itu bahagia," tulis Milik di Facebook.

Milik pun disambut meriah para pendukung Napoli saat peresentasi skuat jelang uji coba melawan Nice, di San Paolo.

Musim lalu, Milik mengemas 21 gol dan tujuh assist dalam 31 penampilan di pentas Eredivisie Belanda. Di Euro 2016, dia menyumbang satu gol untuk Polandia.

Sementara itu Marko Pjaca tidak akan tertekan meski menc­etak rekor sebagai transfer ter­mahal pesepakbola Kroasia. Pemain sayap 21 tahun itu direkrut Juventus

dengan nilai transfer 23 juta Euro dan masa kontrak lima tahun hingga Juni 2021 men­datang. "Saya tidak merasa tertekan menyandang status transfer termahal dalam sejarah liga Kroasia. Saya justru merasa sangat terhormat," kata Pjaca, dikutip Football Italia.

Kabar lainnya, Daniele De Rossi berharap AS Roma bisa meniru kesuksesan Leicester City atau Portugal. Meski tidak diunggulkan di Serie A, Roma masih punya peluang untuk meraih Scudetto.

De Rossi mengakui, Juventus mungkin memiliki kekuatan terbaik di Serie Asejauh ini. Meski demikian, tidak ada jaminan Juventus akan bisa menjadi juara.

Dia mencontohkan Leicester City yang menjadi juara Premier League musim lalu meski sama sekali tidak diunggulkan. Selain itu, Portugal juga bisa menajdi juara Euro 2016 meski sudah nyaris tersingkir di fase grup.

"Dalam sepakbola, tim paling kuat belum tentu akan meraih kemenangan. Kami di Roma harus bekerja keras dan tak boleh memikirkan Juventus atau Napoli. Kami harus fokus," kata De Rossi dilansir ForFourTwo.

De Rossi sebelumnya sudah mengatakan bahwa musim ini bisa jadi akan menjadi

yang terakhir baginya di Roma. Kontraknya tersisa se­musim lagi dan dia belum ingin membahas perpanjangan.  *** 

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya