Berita

Illustrasi/Net

Olahraga

Tim Dayung Indonesia Siap Bersaing Sengit Di Rio de Janeiro

SENIN, 01 AGUSTUS 2016 | 09:54 WIB | LAPORAN:

Menghadapi para pedayung tangguh dari Eropa, tim dayung Indonesia menyatakan siap untuk memberi perlawanan sengit pada ajang Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, pada 5-21 Agustus mendatang.

Tim dayung Indonesia, yang bermaterikan pedayung La Memo dan Dewi Yuliawati serta pelatih Boudewijn van Opstal dan Muhamad Hadris, tiba di Rio de Janeiro Sabtu (30/7) malam setelah menjalani pemusatan latihan di Amsterdam selama 10
hari.

Pemusatan latihan tersebut digunakan sebagai finalisasi menghadapi kompetisi dayung pada Olimpiade 2016. Kompetisi dayung sendiri akan berlangsung pada 6-13 Agustus.

Pemusatan latihan tersebut digunakan sebagai finalisasi menghadapi kompetisi dayung pada Olimpiade 2016. Kompetisi dayung sendiri akan berlangsung pada 6-13 Agustus.

Pelatih asal Belanda, Van Opstal menyatakan kegembiraannya bisa datang di Rio de Janeiro dan mereka siap menghadapi pesta olahraga dunia ini.

"Persiapan kami bagus. Kami melakukan training camp di Amsterdam 10 hari kemarin dan saat ini sudah berada di Rio de Janeiro. Kami sangat senang berada di sini dan bertemu dengan atlet-atlet dari negara lain," katanya, Minggu (31/7) waktu
setempat.

Tim dayung tidak membuang banyak waktu dan langsung melakukan latihan sehari setelah mendarat di Rio. Tugas pertama yang harus dilakukan adalah melakukan setting perahu dan dayung, hal yang membutuhkan ketelitian  Latihan tim dayung juga dihadiri oleh Chef de Mission Raja Sapta Oktohari, yang datang untuk memberi semangat Memo dan Dewi.

Van Opstal menerangkan bahwa Memo mendapatkan kemajuan yang luar biasa selama berlatih di Amsterdam, sementara Dewi juga melakukan semua sesi latihan dengan baik.

"Mereka berdua dalam kondisi yang baik. Saya yakin keduanya akan bisa berlomba dengan baik di sini. Kami memiliki waktu satu minggu sebelum pertandingan untuk menenangkan pikiran dan mematangkan persiapan. Pada 6 Agustus nanti, kami siap bertanding," ujarnya lagi.

Memo dan Dewi mendapatkan tiket Olimpiade pada babak kualifikasi Asia-Oceania di Chungju, Korea Selatan, April lalu. Keduanya akan menghadapi kompetisi yang lebih ketat daripada yang pernah mereka hadapi di babak kualifikasi dan Van Opstal menyadari hal tersebut.

"Saya kira mereka akan bisa bersaing dengan kompetitor dari Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. Dan saya juga berharap mereka bisa memberikan perlawanan pada pedayung Eropa. Kami akan berusaha mengalahkan mereka," katanya.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya