Berita

basuki tjahaja purnama/net

Politik

Ahok Tawarkan Warga Pemberi KTP Dukungan Jadi Saksi Pilgub

JUMAT, 29 JULI 2016 | 20:41 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menawarkan warga pendukungnya yang sudah memberikan salinan KTP untuk menjadi saksi di TPS ketika pelaksanaan Pilgub DKI 2017.

Ahok meminta Teman Ahok mempublikasikan informasi ini agar pendukungnya mendaftar. Dia ingin para pendukungnya bisa segera mendaftar agar bisa dilatih terlebih dahulu menjadi saksi ajang Pilgub.

"Nah saya mau tahu, dari satu juta ini kalau di-blast, ada berapa yang mau jadi saksi di TPS? kan mesti ikut pelatihan tanpa butuh biaya transport dan makan," kata dia di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (29/7).


Ahok menyebutkan, saksi dari Teman Ahok berbeda dari saksi yang nantinya disiapkan parpol pengusungnya.

"Misalnya jadi saksi, kalau pelatihan kita siapin makan lah, tapi enggak ada transport berapa yang butuh dari situ kita bisa tau cukup enggak orangnya, ini diluar partai ya, partai kan pasti punya massa ini yang itu," terangnya.

Ahok mengklaim, kehadiran Teman Ahok menjadi simbol kemajuan demokrasi di Indonesia. Sebab untuk pertama kalinya melalui Teman Ahok diadakan kampanye yang justru mewajibkan membayar tiket masuk. Padahal dalam kampanye yang umum terjadi, masyarakat tak perlu bayar untuk datang.

"Di Amerika itu kalau orang mau datang kampanye kan bayar, kita sudah uji coba kemarin yang Teman Ahok bikin festival, nah sekarang kita belum uji coba pendukung ini keluar duit gitu lho," tandasnya. [sam]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya