Berita

basuki purnama/net

Politik

Ahok Ceritakan Kronologi Semobil Dengan Mega Dan Jokowi

JUMAT, 29 JULI 2016 | 12:52 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Kebersamaan Presiden Joko Widodo, Gubernur Jakarta Basuki Purnama (Ahok) dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, ketika datang ke Rapimnas Golkar, kemarin malam, jadi perbincangan sampai sekarang.

Ketiganya turun dari mobil yang sama untuk menghadiri penutupan Rapimnas partai beringin di Istora Senayan, Jakarta. Kebersamaan mereka dikaitkan dengan langkah Ahok menuju Pilkada Jakarta setelah ia akhirnya memutuskan maju lewat jalur parpol.

Ahok menceritakan bagaimana kronologi sehingga dirinya bisa bersamaan satu mobil dengan Jokowi dan Megawati. Ia mengaku sebelumnya sempat dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Presiden, Medan Merdeka Utara, untuk suatu urusan.


"Sampai Istana ditanya mau kemana, mau ke Golkar? Saya bilang, tadinya mau ke Bu Mega sebelum Bapak panggil saya," terang Ahok kepada wartawan yang penasaran, di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (29/7).

Ahok melanjutkan ceritanya. Mendengar dirinya ingin bertemu dengan Megawati, Jokowi bersedia mengantarnya ke kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

"(Pak Jokowi bilang) ya sudah kita antar ke Bu Mega deh. Sampai di sana enggak tahunya Bu Mega juga mau ke Golkar," kata Ahok.

Di rumah Megawati, sudah hadir Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, dan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Selanjutnya, mereka ke Istora Senayan bersama-sama naik satu mobil kepresidenan, Volkswagen Caravelle.

Ahok juga mengaku banyak pembicaraan terjadi di antara mereka selama perjalanan dari Teuku Umar ke Senayan.

"Saya bilang ya sudahlah Pak (Jokowi) satu mobil saja, sekalian saja. Terus kita ngobrol yang lucu-lucu," ungkap Ahok. [ald]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya