Berita

ahok-djarot/net

Politik

PILKADA JAKARTA

Djarot: Ahok Tetap Harus Ikut Aturan PDIP

KAMIS, 28 JULI 2016 | 19:30 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Ada gelagat Basuki Purnama (Ahok) untuk kembali melamar ke PDI Perjuangan sebagai calon gubernur Jakarta.

Hal itu diperkuat dengan keputusan Ahok meninggalkan niat jalur independen dan mendeklarasikan maju lewat jalur parpol.

Melihat itu, Ketua DPP PDIP bidang Keanggotaan dan Organisasi sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, menegaskan Ahok harus masuk dan mengikuti mekanisme partai.


"Itu ada mekanisme dari partai. Kami ada aturannya, mekanisme partai. Tergantung dari Pak Ahok bagaimana, masuk dalam partai," terang Djarot di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (28/7).

Soal niat Ahok menghadap ke Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Djarot tidak merasa itu sebagai masalah besar. PDIP adalah partai terbuka yang mengedepankan komunikasi dan dialog.

"Katanya mau ketemu sama Ibu Mega, silakan saja semuanya dikomunikasikan dan didialogkan. Budayanya musyawarah mufakat," ujarnya.

Tetapi ia mengingatkan kembali, bahwa PDIP merupakan partai pemenang pemilihan legislatif (Pileg) yang meraih 28 kursi. Sehingga PDIP akan menjadi partai pengusung utama, partai yang mengorganisir dan berada paling depan dalam menghadap Pilkada DKI 2017.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam pemilihan presiden 2019 tidak akan ada jalur perseorangan. Yang ada hanya jalur partai politik.

"Kan tidak mungkin nih calon presiden bisa melalui jalur perseorangan, cari tanda tangan se Indonesia, ya enggak? Demokrasi kita itu demokrasi perwakilan, demokrasi musyawarah mufakat, demokrasi kolektivitas bukan demokrasi individual perseorangan," ujar dia. [ald]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya