Berita

sri mulyani/net

Jokowi Sama Saja Bunuh Diri Bila Kasih Sri Mulyani Kursi Menteri Lagi

RABU, 27 JULI 2016 | 05:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menjelang reshuffle kabinet, Sri Mulyani melancarkan manuver politik. Dia mengatakan, ketimpangan ekonomi ‎Indonesia saat ini begitu lebar.

‎Manuver vulgar Sri Mulyani ini membuahkan hasil. Kursi menteri dia peroleh kembali di Kabinet Kerja Jokowi-JK. Ia akan menjadi Menteri Keuangan.

Begitu info yang beredar di kalangan terbatas. Bahkan info menyebutkan Keppres-nya sudah ditandatangani.


Kehadiran Sri Mulyani pun menuai penolakan keras dari dalam pendukung Jokowi. Bagaimana tidak, Sri Mulyani masih memiliki persoalan yang hingga kini dianggap belum benar-benar tuntas: mega-skandal Bank Century.

Selain itu Sri Mulyani juga dianggap sebagai "anak kesayangan" Amerika Serikat‎. Sementara soal ketimpangan, Sri Mulyani justru yang dianggap membawa ketimpangan dan kerusakan di bumi Indonesia. Di bawah kendali ekonomi Sri Mulyani di era SBY-lah, gini ratio naik dari 0.32 menjadi seperti saat ini, 0.41.

Bila benar-benar Sri Mulyani jadi menteri, masih menjadi perbincangan dari dalam, Jokowi sama saja dengan melakukan bunuh diri politik.

Bagaimana tidak, Sri Mulyani adalah tokoh yang sangat dekat dengan SBY. Sri Mulyani juga tak mungkin satu sikap tegak lurus dengan Trisakti dan Nawacita. Sri justru akan kembali membawa ekonomi ke dalam cengkeraman lama pangkuan AS, dan ini sama saja membongkar ulang upaya Jokowi membangun keseimbangan Indonesia Baru dengan mendekati China dan Rusia. [ysa]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya