Berita

pramono anung

RESHUFFLE JILID II

Seskab: Saya Sangat Mencintai Rumah Ini, Malas Untuk Pindah

RABU, 27 JULI 2016 | 01:26 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sekretaris Kabinet Pramono Anung ikut memanaskan wacana reshuffle kabinet.

Cuitannya semakin menguatkan dugaan bahwa Presiden Joko Widodo akan mengumumkan perombakan kabinet Rabu siang nanti.

"Alhamdulillah bisa membantu menyelesaikan tugas yg tdk mudah. Semoga hasilnya baik dan membawa kebaikan bagi orang banyak #EsukHari," kicaunya lewat akun Twitter @pramonoanung.


Di tengah isu reshuffle ini, mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan tersebut, dinilai layak menjadi Menteri ESDM, menggantikan Sudirman Said, yang beberapa saat sebelumnya sudah memberi isyarat akan dicopot Presiden Jokowi.

"Kalo dari latar belakang pendidikan dan pekerjaan, PA pantasn jadi Menteri ESDM... (--,)," twit akun @adefs9.

Bahkan pemilik akun Twitter @JollieDessy, Dessy, seakan menanyakan langsung sinyalemen tersebut.

"Pindah ya pak?"

"Saya sangat mencintai rumah ini, males utk pindah," jawab Pram, sapaan akrab politikus jebolan ITB ini.

Isu kocok ulang kabinet ini mulai ramai dibicarakan setelah pada Senin kemarin Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengakui telah meminta para menteri untuk tidak meninggalkan Jakarta dalam minggu ini mulai 25-29 Juli 2016.

Tapi dia menepis terkait dengan reshuffle kabinet. "Itu (pesan tidak meninggalkan Jakarta) rencananya terkait dengan agenda sidang kabinet paripurna," kata Pratikno.

Presiden Jokowi semakin diyakini akan merombak kabinet lagi setelah secara mendadak memanggil Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri Selasa malam.

Beberapa menteri yang dipanggil ke Istana adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, dan Menteri Perindustrian Saleh Husin.

Saat ditemui di Istana, Yuddy RB menjelaskan kedatangannya menemui Presiden untuk membahas persiapan sidang paripurna pada Rabu sore, hari ini.

"Besok mau ada rapat paripurna," kata Yuddy. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya