Berita

Olahraga

Evans Amankan Satu Poin, Sean Tak Beruntung

SENIN, 25 JULI 2016 | 00:56 WIB | LAPORAN:

Pebalap tim Pertamina Campos Racing yang didukung KFC Indonesia Mitch Evans mengamankan satu poin pada ajang feature race GP2 di sirkuit Hungaroring, Budapest, Hongaria, Sabtu (23/7).

Pebalap asal Selandia Baru ini finish di posisi sepuluh setelah memulai balapan dari urutan 14. Evans pun menempati posisi keenam klasemen pebalap dengan koleksi nilai 71.

Sementara itu, pebalap muda asal Indonesia Sean Gelael tak mendapatkan hasil ideal pada balapan ini. Sean harus menerima kenyataan pahit menyelesaikan lomba di barisan belakang setelah mobilnya sempat disenggol pebalap tim Arden International, Jimmy Eriksson pada lap ketiga. Akibat senggolan itu, Sean harus berjuang mengendarai mobil secara perlahan dengan kondisi ban belakang kanannya pecah untuk masuk pit stop untuk mengganti ban.


Pebalap berusia 19 tahun ini kehilangan banyak waktu dan tertinggal satu putaran, ketika kembali ke lintasan balapan. Terlebih, untuk pertama kalinya, jalannya balapan pun berlangsung mulus, sehingga tidak ada momen masuknya mobil pengaman yang bisa menghambat laju pebalap.

Namun demikian, Sean tetap membalap dengan gigih dan berupaya keras untuk membuat catatan waktu terbaik. Torehan waktu terbaik Sean satu menit 29,969 detik, yang merupakan waktu tercepat ketiga setelah Oliver Rowland dan Nobuharu Matsushita.

"Saya sudah berupaya keras untuk tidak membuat kesalahan. Namun, sundulan mobil Eriksson membuat ban mobil saya pecah dan harus masuk pit. Mudah-mudahan pada balapan sprint saya mendapatkan balapan yang lebih ideal dan meraih hasil bagus," dalam keterangan pers, Minggu malam (24/7).

Posisi pertama akhirnya diambil Pierre Gasly dari Tim Prema Racing. Pebalap asal Perancis ini mendominasi balapan sejak awal dan cukup kuat mempertahankan posisi terdepannya dari start. Buat Gasly ini merupakan kemenangan keduanya musim ini. Tempat kedua direbut rekan setimnya, Antonio Giovinazzi.

Pebalap yang juga didukung KFC Indonesia ini menyodok ke posisi kedua setelah membuat start yang bagus dari urutan ketiga. Posisi podium ketiga diambil pebalap ART Grand Prix, Sergey Sirotkin. Dengan hasil balapan ini membuat Gasly dan Antonio memimpin di klasemen pebalap dengan nilai 108 dan 96.

Hasil menyakitkan akhirnya juga dialami Eriksson. Pebalap Swedia ini sebenarnya berpeluang mendapatkan poin dengan finis di tempat ke delapan. Namun, pada lap terakhir, Eriksson yang menggunakan strategi pit stop hanya tiga lap jelang balapan berakhir, tak bisa memacu mobilnya lagi. Mobilnya seperti kehilangan tenaga dan terpaksa diarahkan keluar lintasan dan gagal melanjutkan balapan. [wah] 

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya