Berita

Podomoro Sudah Habiskan Rp392 M, Ahok Malah Ngaku Tak Tahu

JUMAT, 22 JULI 2016 | 19:43 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Pengembang pulau reklamasi, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), mengklaim sudah memberikan kontribusi bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebesar Rp392 miliar.

Namun, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengaku tak tahu.

"Saya nggak tahu," ujarnya di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (22/7).


Ahok juga mengaku belum mengetahui dan menerima berita acara serah terima nilai kewajiban yang diklaim Podomoro. Sementara itu, pihak PT APLN telah mengeluarkan rincian dana yang telah mereka keluarkan untuk Pemerintah Provinsi DKI.

"Tergantung dia (PT APLN) punya berita acara serah terima," katanya.

Sebelumnya, pihak PT APLN mengaku telah mengeluarkan dana sebesar Rp392 miliar untuk membiayai 13 proyek pembangunan di Jakarta. Pembangunan tersebut dilaksanakan oleh anak perusahaan APLN, PT Muara Wisesa Samudra.

Uang sebesar itu diakui PT APLN untuk menjalani 13 proyek pembangunan di Ibukota yang dikerjakan oleh anak perusahaan PT APLN yang juga melaksanakan pembangunan reklamasi Pulau G di utara Jakarta. Padahal, kenyataannya Raperda Zonasi reklamasi Teluk Jakarta sendiri masih belum rampung dan nilai proyek pulau G sendiri masih belum jelas.

Namun anehnya, bagi Ahok pribadi sudah ada perhitungan khusus. Bahkan ia mengaku sudah bisa memprediksi nilai bangunan di atas Pulau G nanti. Di lain sisi pihak PT APLN sendiri enggan berkomentar berapa total nilai proyek tersebut.

"Itu yang saya bilang sama mereka udah perjanjian. Kamu kalau hitung Rp1 juta, Rp2 juta saja, 150 hektare kalau setengah sudah bayar, kita triliunan," katanya.

Berikut daftar kewajiban yang diklaim oleh PT APLN telah dilaksanakan selama periode Ahok menjabat sebagai orang nomor satu di Jakarta:

1.Rusunawa Daan Mogot dengan nilai proyek sebesar Rp 92.035.449.182.

2. Furnitur Rusunawa Daan Mogot dengan nilai proyek sebesar Rp909.885.000.

3.Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Ciliwung dengan nilai proyek sebesar Rp24.278.813.300.

4. Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Mookevart Tahap I dengan nilai proyek sebesar Rp27.594.600.000.

5. Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Mookevart Tahap II dengan nilai proyek sebesar Rp33.550.000.000.

6. Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Apuran Tahap I dengan nilai proyek sebesar Rp62.150.000.000.

7. Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Apuran Tahap II dengan nilai proyek sebesar Rp45.925.000.000.

8. Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Jodo dengan nilai proyek sebesar Rp6.000.000.000.

9. Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Sekretaris dengan nilai proyek sebesar Rp23.375.000.000

10. Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Tubagus Angke dengan nilai proyek sebesar Rp37.235.000.000.

11. Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Item Kemayoran dengan nilai proyek sebesar Rp37.510.000.000.

12. Rumah Pompa di Muara Karang dengan nilai proyek sebesar Rp1.378.813.300.

13. Pengadaan Tiang Panjang PJU Kali Ciliwung nilai proyek sebesar Rp729.900.000.

Total nilai proyek sebesar Rp 392.672.527.282. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya