Berita

hendri satrio/net

Politik

Hendri Satrio: Saya Tidak Terkejut Nama Teguh dan Marco Di Lingkaran PDIP

JUMAT, 22 JULI 2016 | 13:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina yang juga founder Lembaga Survei KedaiKOPI ( Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) mengaku tidak terkejut bila nama Teguh Santosa dan Marco Kusumawijaya masuk dalam lingkaran PDI Perjuangan untuk ajang pilgub DKI Jakarta 2017 nanti.

Menurut Hendri, kendati Teguh dan Marco secara tingkat popularitas masih rendah, namun berdasarkan survei KedaiKOPI tingkat akseptabilitas keduanya cukup tinggi.

"Akseptabilitas Teguh sekitar 47 persen dan Marco hampir 38 persen," kata Hendri.


Namun Hendri ragu bila nama ini akan diteruskan sebagai cagub.

"Saya rasa lebih tepat bila nama-nama seperti Teguh dan Marco disandingkan dengan Djarot untuk berkompetisi mengisi posisi Cawagub. Djarot, Teguh dan Marco bisa mengisi kekosongan dan kekurangan dari Cagubnya," jelas Hendri.

Teguh dan Marco memang dekat dengan akar rumput, namun kekuatan elektabilitasnya masih di bawah calon lain seperti Buwas dan Sjafrie.

"Jadi saya rasa PDIP akan mempertimbangkan nama ini untuk cawagub bersama Djarot," imbuhnya.

Hendri menambahkan, PDIP memiliki dua kekuatan yang saat ini belum dimiliki parpol lain yang membuat mereka agak mudah menentukan pilihan. Pertama, kader PDIP yang disiapkan untuk jadi pemimpin daerah berlimpah. Dan kedua, menurut Survei KedaiKOPI loyalitas pendukung PDIP di Jakarta di atas 70 persen. Hal ini membuat cagub PDIP punya tabungan suara.

"Makanya, Ahok masih berharap dari PDIP, dibanding loyalitas simpatisan partai yang dukung dia sekarang (Golkar, Nasdem, Hanura), loyalitas simpatisan PDIP jauh lebih tinggi. Jadi wajar sebelum dapat dukungan PDIP, Ahok masih deg-degan. Mudah-mudahan ada kejutan di Pilgub Jakarta," tutup Hendri.[wid]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

UPDATE

Kelompok Rentan Lebih Diprioritaskan Menerima MBG Ketimbang Siswa

Senin, 16 Februari 2026 | 03:59

Panglima TNI: Latsitarda Nusantara ke-46 Cetak Kepemimpinan Humanis

Senin, 16 Februari 2026 | 03:42

Reklamasi di PPS Belawan Bikin Sulit Nelayan Tradisional

Senin, 16 Februari 2026 | 03:23

Prabowo dan Benteng Oligarki

Senin, 16 Februari 2026 | 02:59

Anggota Serikat Pekerja Ditekankan Punya Minimal Satu Sertifikat Keahlian

Senin, 16 Februari 2026 | 02:32

DPD Dorong MBG jadi Penopang Stabilitas Sosial dan Ekonomi

Senin, 16 Februari 2026 | 02:16

Rakornispen TNI 2026 Perkuat Silaturahmi Hadapi Perang Informasi

Senin, 16 Februari 2026 | 01:59

Kemala Run 2026 Bali Ajak Pelari Berdonasi untuk Korban Bencana

Senin, 16 Februari 2026 | 01:40

Dapur MBG Kagungan Ratu Berdayakan Kelompok Wanita Tani

Senin, 16 Februari 2026 | 01:20

Serius Bahas Ekonomi

Senin, 16 Februari 2026 | 00:58

Selengkapnya