Berita

Di Maros, Ketum Golkar Tegaskan Dukung Pemerintah Wujudkan Swasembada Pangan

RABU, 20 JULI 2016 | 06:49 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Luas ‎pertanian di Maros Sulawesi Selatan mencapai 26.000 hektar. Dengan tiga kali tanam per tahun, hasil pertanian di Maros bisa didistribusikan ke 22!provinsi.

‎Masalah yang dihadapi petani Maros adalah masalah irigasi dan peralatan pertanian. Sementara  subsidi pupuk sebaiknya dihapuskan, karena pada saat dibutuhkan, justru pupuk menghilang. ‎

‎Demikian temuan Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto yang menghadiri acara panen raya di Maros dalam rangka peningkatan pertanian modern (Selasa, 19/7). Dalam kesempatan ini, Novanto didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo bersama jajaran.


‎‎Dalam kesempatan ini, Setya Novanto memerintahkan kader Golkar untuk mencarikan solusi agar masalah-masalah petani dapat diatasi secepatnya. Dalam kesempatan tanya jawab seorang petani mengeluhkan  kepres HPP agar ditinjau kembali, karena sudah bertahun-tahun tidak naik, sementara ongkos produksi naik terus

‎. ‎Novanto ‎ juga mngingatkan agar ada penyegaran pengurus di Maros, agar ada regenerasi. Novanto juga kembali menegaskan dukungan kepada Presiden Jokowi beserta kebijakan-kebijaknnya. 

‎‎"Kita dukung pemerintah swasembada pangan. Dan pembangunan untuk infrastruktur sangat kita dukung agar perekonomian dapat tumbuh," kata Novanto  yang didampingi Bendum Robert kardinal, Bidang Kesara Roemkono dan para anggota DPR dari Dapil tersebut. [ysa]‎

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya