Berita

net

Kesehatan

IDI Dinilai Tidak Pantas Tolak Vaksinasi Ulang

SELASA, 19 JULI 2016 | 21:13 WIB | LAPORAN:

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dianggap tidak sepantasnya menyatakan penolakan vaksinasi ulang kepada anak-anak yang terindikasi telah menerima vaksin palsu.

"IDI tidak sepantasnya mengeluarkan statement sepeti itu," ujar anggota Komisi IX DPR RI Amelia Anggraininya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/7).

Apabila alasan IDI menolak terlibat vaksinasi ulang karena menilai kasus vaksin palsu telah memojokkan profesi dokter, Amelia memastikan bahwa dokter bukanlah malaikat.


"Tidak bijak, dokter bukan malaikat. Mereka manusia biasa yang bisa saja salah. Kalaupun ada tenaga kesehatan yang terlibat, itu kan oknum. Bukan profesi yang harus disalahkan," jelasnya.

Amelia menambahkan, dalam kasus vaksin palsu jika terdapat oknum tenaga kesehatan yang terlibat berdasarkan fakta, penyidikan dan dinyatakan bersalah maka harus dikenakan sanksi berat. Karena telah melanggar sumpah profesinya.

Sebelumnya diberitakan IDI menolak melakukan imunisasi kepada anak menyusul adanya kasus vaksin palsu. IDI menilai perkara itu memojokkan profesi dokter. Diketahui, dari 23 tersangka kasus vaksin palsu, beberapa diantaranya merupakan dokter. [wah]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya