Berita

FOTO :NET

Kesehatan

Polisi Diusulkan Masuk BPOM Supaya Tidak Mandul

SABTU, 16 JULI 2016 | 08:44 WIB | LAPORAN:

Kementerian Kesehatan diminta untuk segera merevisi Permenkes sebagaimana poin keputusan Rapat Kerja Komisi IX dengan Kemenkes pada Kamis (14/7) lalu.

"Permenkes itu kami minta direvisi yang mana tujuan revisi tersebut untuk memperkuat kewenangan BPOM," ujar anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Nasdem, Amelia Anggraini.

Amel menyatakan, selama ini Badan Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BPOM) dalam menjalankan tugasnya mempunyai kewenangan terbatas. Misalnya tidak bisa menggeledah, tidak bisa menyidik, serta tidak memiliki kewenangan menangkap.


"Ke depan kita ingin lembaga ini kuat sebagaimana BPOM yang ada di Singapura," katanya mengutip rilis dari Humas Fraksi Nasdem DPR.

Menurutnya, di dalam struktur BPOM unsur kepolisian harus diupayakan masuk. Hal ini agar fungsi BPOM tidak hanya sekadar uji petik atau sampling.

"Seperti hari ini BPOM terlihat mandul dalam menjalankan fungsi dan tugasnya," sambungnya.

Setidaknya ada beberapa Permenkes yang direkomendasikan Komisi IX untuk direvisi, yaitu Permenkes Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas, Permenkes Nomor 35 tahun 2014 tentang standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek, Permenkes Nomor 58 Tahun 2014 tentang standar Pelayanan Kefarmasian di rumah sakit, dan Permenkes Nomor 2 tahun 2016 tentang penyelenggaraan mutu obat pada instalasi farmasi.[wid]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya