Berita

foto: rm

Kesehatan

Ternyata, Tidak Hanya 14 Rumah Sakit yang Jual Vaksin Palsu

KAMIS, 14 JULI 2016 | 18:13 WIB | LAPORAN:

Komisi IX DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementrian Kesehatan, Bareskrim Mabes Polri, PT Biofarma, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), dan Satgas Vaksin Palsu.

Hadir dalam rapat tersebut Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Kabareskrim Ari Dono Sukmanto, Plt Kepala BPOM Bahdar Johan Hamid, Ketua Umum IDAI Aman Bhakti Pulungan, perwakilan Satgas penanggulangan vaksin palsu, Maura Linda Sitanggang dan perwakilan PT Biofarma.

Dalam rapat tersebut, Menkes Nila Moeloek mengungkap 14 nama Rumah Sakit di wilayah Jabodetabek yang memakai vaksin palsu.


Sementara, Kabareskrim Ari Dono mengatakan pihaknya sejauh ini sudah menetapkan 20 tersangka yang diduga terlibat dengan kasus yang sangat meresahkan tersebut.

Perwakilan Satgas penanggulangan vaksin palsu, Maura Linda Sitanggang menjelaskan, pembentukan satgas bertujuan membantu pengungkapan dan penanggulangan vaksin palsu di lapangan. Hal itu sesuai dengan hasil Raker Komisi IX pada tanggal 27 Juni 2016 lalu.

Ketua Komisi IX, Dede Yusuf kemudian mempertanyakan kepada Satgas yang terdiri dari beberapa institusi tersebut, diantaranya BPOM, apakah mereka menemukan nama Rumah Sakit selain 14 nama yang telah disebutkan Menkes.

Mendengar itu, Plt Kepala BPOM Bahdar Johan Hamid menjawab. Dia mengatakan, dari temuannya, ada beberapa nama Rumah Sakit besar.

"Setelah vaksin palsu merebak, kami melakukan tugas menguji sampel dari bareskrim 72 sampel, 61 sampel, 23 sampel dari 7 jenis produk tidak sesuai komposisinya atau palsu. BPOM menemukan 37 faskes dari 9 provinsi. Menemukan 12 situs penjualan vaksin online," jelasnya. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya