Berita

Jefri Riwu Kore/net

Olahraga

Indonesia Batal Tuan Rumah Moto GP, Pemerintah Gagal Paham

KAMIS, 14 JULI 2016 | 17:25 WIB | LAPORAN:

Komisi X DPR RI menyayangkan gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah dalam event internasional Moto GP 2017. Padahal, menjadi tuan rumah merupakan kesempatan emas untuk mengangkat harkat martabat bangsa Indonesia di mata dunia, sekaligus meningkatkan devisa negara dari sektor 'Sport-Tourism'.

Anggota Komisi X,  DR. Jefri R Riwu Kore mengatakan, pihaknya pernah menerima audiensi pihak Panitia Moto GP Internasional, Dorna Sport dan Pihak pengelola Sirkuit Sentul awal tahun 2015 lalu.

"Prinsipnya mereka memerlukan ketegasan dukungan resmi Pemerintah agar mereka dapat bergerak, termasuk mencari pendanaan untuk memperbaiki lapisan aspal sirkuit sentul," kata dia dalam surat elektronik yang diterima redaksi, Kamis (14/7).


Namun, lanjut Jefri, publik kemudian dibuat bingung dengan statemen bias Kemenpora. Mereka dengan gagah sempat mengatakan, akan membangun sirkuit baru di Palembang pada 2016 ini, dan tidak perlu fasilitas swasta alias Sirkuit Sentul yang sudah ada.

"Kami minta Kemenpora untuk tidak hanya berpolemik dalam menyelesaikan permasalahan olah raga. Masih segar diingatan publik tentang Pembekuan PSSI, merosotnya prestasi Indonesia ke rangking 5 pada SEA Games 2015 yang lalu, ketidak pastian dukungan untuk Rio Haryanto pembalap Formula-1 dan kini gagalnya Indonesia menjadi tuan MotoGP 2017 yang sempat menjadi harapan besar para pecinta balap motor tanah air," jelasnya.

Jefri menambahkan, saat ini mulai nampak bahwa Pemerintah 'gagal paham' tentang pentingnya sukses Indonesia sebagai penyelenggara sekaligus peserta Asian Youth Games 2017, Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018.

"Jika kita gagal sebagai tuan rumah Asian Games, maka didepan 45 negara Asia, 'muka' bangsa ini kontan jadi taruhannya," tandas politisi Partai Demokrat ini. [sam]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya