Berita

John Leahy/net

Kesejahteraan Di Negara Berkembang Gerakkan Pertumbuhan Lalu Lintas Udara

KAMIS, 14 JULI 2016 | 01:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Urbanisasi dan pertumbuhan kesejahteraan di negara-negara berkembang, khususnya Asia, menjadi penggerak tumbuhnya lalu lintas udara.
 
"Kami tengah memperkuat produksi untuk memenuhi pemintaan pasar akan produk pesawat terkemuka kami. Menanggapi meningkatnya permintaan transportasi udara, kami juga akan memperkuat penawaran pelayanan pelanggan kami," kata Airbus Chief Operating Officer Customers, John Leahy, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 14/7).

AirAsia telah menandatangani kesepakatan dengan Airbus untuk pembelian 100 pesawat A321neo. Kesepakatan tersebut resmi diumumkan pada 12 Juli di Farnborough Airshow oleh Chief Executive Officer AirAsia Group Tony Fernandes dan President sekaligus CEO Airbus Fabrice Brégier. Kontrak ini menandai pemesanan pertama oleh AirAsia untuk model terbesar di keluarga pesawat terlaris A320 yang mampu menampung hingga 240 penumpang dalam rancangan lorong tunggal.


Pada pembukaan Farnborough International Airshow, Airbus mempresentasikan Global Market Forecast Airbus 2016-2035, yang memproyeksikan kebutuhan akan lebih dari 33.000 pesawat baru dengan rancangan lebih dari 100 kursi dalam kurun waktu 20 tahun yang didorong oleh pertumbuhan lalu lintas penumpang.

Menurut John Leahy, lalu lintas penumpang diproyeksikan tumbuh rata-rata 4,5 persen per tahun. Hal ini mendorong kebutuhan akan lebih dari 33.000 pesawat dengan lebih dari 100 kursi senilai 5,2 triliun dolar AS. Dan pada tahun 2035, armada pesawat dunia akan meningkat hingga dua kali lipat menjadi 40.000 dari jumlah saat ini yakni 19.500. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya