Berita

ilustrasi/net

Pesan 100 Pesawat A321neo, AirAsia Komitmen Jaga Ketepatan Waktu Penerbangan

RABU, 13 JULI 2016 | 23:38 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. AirAsia telah menandatangani kesepakatan dengan Airbus untuk pembelian 100 pesawat A321neo.

"Pesawat A321neo ini akan dioperasikan pada rute-rute populer kami, terutama di bandara yang memiliki keterbatasan infrastruktur," kata Chief Executive Officer AirAsia Group, Tony Fernandes, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 13/7).

Hal ini, sanbung Tony, memungkinkan AirAsia untuk membawa penumpang dalam jumlah yang lebih banyak dengan slot yang sama, sehingga memberikan manfaat langsung bagi bandara. Manfaat yang dimaksud diantaranya adalah peningkatan efisiensi operasi dan pendapatan dari biaya pelayanan penumpang, serta lebih banyaknya transaksi ritel yang terjadi di bandara.


"Kami juga akan mempertahankan komitmen jadwal perputaran 25 menit (25-minute turnaround) kami dengan dua atau tiga tahapan boarding bila dimungkinkan untuk menjaga ketepatan waktu penerbangan," jelasnya.

Kontrak dengan Airbus ini menandai pemesanan pertama oleh AirAsia untuk model terbesar di keluarga pesawat terlaris A320 yang mampu menampung hingga 240 penumpang dalam rancangan lorong tunggal. Kesepakatan tersebut resmi diumumkan pada 12 Juli di Farnborough Airshow oleh Chief Executive Officer AirAsia Group Tony Fernandes dan President sekaligus CEO Airbus Fabrice Brégier
 
Jumlah pemesanan keluarga A320 setelah kesepakatan diumumkan sebanyak 575. Lebih dari 170 unit A320 telah dikirimkan ke AirAsia dan terbang bersama unit lainnya di Malaysia, Indonesia, India, Jepang dan Filipina. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya