Berita

ilustrasi/net

Hukum

Kalau Cuma Pasrah, Kakorlantas Cukup Polisi Berpangkat Bripka

SENIN, 11 JULI 2016 | 10:06 WIB

Indonesia Police Watch (IPW) mengecam keras sikap elit pemerintah yang menganggap enteng kasus kematian 17 orang akibat "neraka macet" di Brexit (Brebes Exit) atau pintu tol Brebes.

Ucapan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas), Irjen Agung Budi Maryoto serta pejabat lainnya yang menganggap enteng kasus kematian pemudik sangat menyakitkan keluarga korban.

"Hal itu juga menunjukkan betapa para pejabat itu tidak amanah," jelas Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Senin (11/7).


Neta menyebutkan, alasan infrastruktur dan terbatasnya lebar jalan, sementara jumlah arus mudik melonjak menunjukkan pejabat tersebut tidak paham dengan tugasnya.

"Semua orang juga tahu bahwa lebar jalan cuma segitu-gitu saja, sebab itu diperlukan jendral bintang dua jadi Kakorlantas dan Kapolda Jateng agar bisa melakukan rekayasa lalulintas serta mengantisipasi kondisi darurat," papar dia.

"Kalau para pejabat itu cuma pasrah dengan infrastruktur yang ada, sebaiknya jabatan Kakorlantas dan Kapolda Jateng cukup dipegang polisi berpangkat Bripka yang memang memiliki wawasan terbatas."

Neta pun mengingatkan Kakorlantas dan Kapolda Jateng bahwa saat meresmikan Tol Brebes, Presiden Jokowi "berjanji" tol itu untuk memperlancar arus mudik.

"Tapi sayangnya, para pejabat yang ada tidak tanggap dengan keinginan presiden," demikian Neta. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya