Berita

rachmawati/net

Rachmawati: Mudik Bukti Kemakmuran Desa Dan Kota Belum Merata

SENIN, 11 JULI 2016 | 00:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Mudik berasal dari kata udik, yang berarti kampung. Dengan demikian, mudik berarti kembali ke kampung.

Tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri pun mempertanyakan prosesi dan tradisi mudik ini, yang oleh sementara kalangan disebut sebagai tradisi yang baik dan benar. Sebab dari tradisi mudik ini, inherent terjadi pula urbanisasi. Maka menjadi trend, orang kampung berbondong-bondong menyerbu kota untuk mencari nafkah.

"Apakah ini bukan suatu bukti bahwa kemakmuran belum merata antara desa dan kota?" kata Rachmawati dalam keterangan kepada redaksi (Minggu, 11/7).


Secara lebih luas dan mendasae, urbanisasi ini membuktikan bahwa Indonesia menjalankan konstitusi liberal kapitalistik. Dalam sistem kapitalisme, akumulasi finansial berada di tangan para kapitalis dan cukong-cukong. Dalam sistem ini juga, konsentrasi perdagangan ada di sentra-sentra kota besar.

Sistem ini, sambung Rachma, bersandar pada jargon free fight liberalism dan survival of the fittest. Sementara teori trickle down effect hanya menjadikan kesenjangan antara si kaya dan simiskin semakin lebar.

"Orang kampung ke kota mencari setetes air menyambung hidup. Bagi penguasa Jokowi pemerataan kemakmuran macam Machiaveli. enghalalkan segala cara inikah disebut keadilan sosial sebagaimana tertuang dalam sila ke-5 Pancasila?" demikian Rachma. [ysa]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya