Berita

ilustrasi/net

Perayaan Idul Fitri KBRI Ottawa Dihadiri Para Diplomat Negara Tetangga

SABTU, 09 JULI 2016 | 01:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sekitar 150 warga masyarakat Indonesia yang tinggal menetap di Ottawa dan Montreal, Kanada, merayakan perayaan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1437H yang diselenggarakan oleh KBRI Ottawa di Gedung Wisma Duta Besar RI di Ottawa.

Bahkan, dalam acara perayaan ini, turut hadir Duta Besar Malaysia untuk Kanada dan para anggota korps diplomatik negara-negara sahabat, khususnya dari negara bersebelahan di Asia Tenggara, yakni Malaysia dan Brunei Darussalam, serta komunitas dan organisasi islam di Kanada dan Montreal.

Dalam kesempatan ini, Duta Besar RI untuk Kanada, Teuku Faizasyah, menekankan agar masyarakat Muslim Indonesia di perantauan dapat senantiasa membawakan nilai perdamaian serta menampilkan wajah Islam yang teduh dan penuh rahmat bagi semesta alam.


"Maraknya aksi-aksi kekerasan dengan dalih keagamaan di berbagai belahan dunia, utamanya di negara kawasan Timur Tengah dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, menjadi keprihatinan yang mendalam," katanya dalam perayaan pada`Rabu waktu setempat (6/7).

Teuku menitip pesan bagi seluruh masyarakat muslim Indonesia di perantauan untuk terus senantiasa membawakan nilai perdamaian sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, dan menampilkan wajah Islam yang teduh.

"Islam yang memberi kerahmatan bagi semesta alam," demikian seruan Duta Besar Teuku Faizasyah.

Sebagaimana keterangan dari KBRI kepada redaksi, rangkaian acara Idul Fitri 1437H tahun ini ditutup dengan halal bi halal dan jamuan makan siang di Gedung Wisma Duta Besar RI di Ottawa, Kanada. Beragam kuliner khas idul fitri, seperti ketupat, lontong sayur, rendang, opor ayam, dan balado tempe dan sambal kentang ati ayam, turut tersaji menciptakan nuansa hangatnya berlebaran di tanah air di Kanada. [ysa]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya