Berita

ilustrasi/net

Hukum

Inilah Alasan Supir Uber Todong Penumpang Versi Polisi

KAMIS, 07 JULI 2016 | 21:50 WIB | LAPORAN:

RMOL. Seorang Supir Taksi Uber berinisial AS (42), nekat menodongkan pistol mainan dan melakukan tindak kekerasan ke penumpangnya, Setiawati (25), Rabu (6/7) malam. AS merasa kesal karena korban merengek minta turun di tengah jalan hanya karena jalanan macet.

"Semua karena macet. Korban nggak betah dan minta diturunkan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Kamis (7/7).

Aksi penodongan senjata mainan itu bermula saat korban Setiawati memesan layanan Uber Taksi dari daerah Depok menuju Bekasi. Namun, korban meminta diturunkan meski belum tiba di tempat tujuannya.


Kondisi jalanan yang macet, menjadi alasan korban meminta turun di tengah jalan. Keduanya pun sempat terlibat cekcok mulut sebelum AS mulai naik pitam.

Kesal dengan ulah penumpangnya, AS pun menampar korban sebanyak dua kali dan menodongkan pistol mainan.

Tidak terima telah diperlakukan seperti itu, korban pun melaporkan peristiwa yang dialaminya ke pihak berwajib.

Kepada petugas, AS mengaku jika piatol yang digunakan untuk menodong hanya mainan milik anaknya.

"Senjata itu bukan betulan. Itu mainan anaknya yang dia bawa. Karena jengkel sama korban, dia (AS) todongkan pistol mainan itu," terang Awi.

Saat ini, AS telah diamankan di Mapolsek Gambir, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. AS dikenakan Pasal 335 KUHP dengan ancaman 1 tahun penjara. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya