Berita

rachmawati soekarnoputri/net

Politik

Rachmawati: Rezim Ini Pelindung Koruptor

SELASA, 05 JULI 2016 | 16:12 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diprediksi akan semakin kehilangan nyalinya untuk menangkap para koruptor "kelas berat".

Bahkan patut diduga KPK terlibat kongkalikong dengan penguasa. Buktinya, sampai sekarang tidak mengusut megaskandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Akhirnya, kebijakan itu diakali dengan UU pengampunan pajak atau tax amnesty.

"Kebijakan meloloskan koruptor pengemplang pajak dilindungi dengan payung hukum," kata politikus senior, Rachmawati Soekarnoputri, Selasa (5/7).


Rachmawati bahkan menjuluki rezim saat ini sebagai pelindung koruptor. Dia mengambil contoh kasus-kasus perampokan uang negara yang selesai tanpa penyidikan. Misalnya, para obligor hitam yang mendapat jaminan pembebasan dari proses maupun tuntutan hukuman, sampai ke dugaan korupsi Komjen Pol Budi Gunawan yang batal lewat praperadilan.

"Dalihnya, asal duit kembali. Di sisi lain, nama-nama penerima tax amnesty dirahasiakan. Artinya, pemerintah melanggar UU tentang keuangan negara bahwa soal keuangan negara ini harus transparan dan akuntabel," gugat Rachma. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya